Warga Italia teror Bandara Adisucipto Yogyakarta
Kamis, 18 Oktober 2012 - 15:30 WIB
Warga Italia teror Bandara Adisucipto Yogyakarta
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku teror Bandara Adisucipto Yogyakarta pada Minggu, 14 Oktober 2012 lalu, ternyata seorang warga negara asing. Polisi berhasil menangkap dua orang yang diketahui merupakan warga negara Italia. Kedua pelaku berinisial AG (laki-laki) dan UM (perempuan).
"Pelakunya WNA Italia," ujar petugas Jatanras Polda DIY Kompol Donny Siswoyo kepada wartawan, di DIY, Kamis (18/10/2012).
Saat disinggung apa motif pelaku, Donny enggan menjelaskan. Sebab, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan tim penyidik Polda DIY. "Motifnya apa masih diperiksa penyidik. Apakah hanya karena iseng atau apa, nanti ada yang menjelaskan sendiri. Tetapi, saat ini masih diperiksa," tegasnya.
Kedua pelaku teror via telephon itu, ditangkap di Denpasar Bali. Petugas Jatanras Polda DIY sudah membawanya ke Yogyakarta dengan pesawat Lion JT 569 yang berangkat dari Denpasar Bali pukul 10.25 WITA dan sampai di Bandara Adisucipto Yogyakarta pukul 10.40 WIB.
Informasi sebelumnya, Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada Minggu 14 Oktober 2012 lalu diteror bom. Peneror menelpon ke operator bandara, bahwa di dalam pesawat Lion JT 568 ada bahan peledak.
Pelaku bahkan melakukan ancaman teror sebanyak dua kali. Pertama sekira pukul 17.20 WIB dan kedua sekira pukul 17.31 WIB. Setelah diterusuri, ternyata pesawat dengan rute Jakarta-Jogja-Denpasar yang mendarat di bandara Adisucipto sekira pukul 20.14 WIB tidak diketemukan bahan peledak.
"Pelakunya WNA Italia," ujar petugas Jatanras Polda DIY Kompol Donny Siswoyo kepada wartawan, di DIY, Kamis (18/10/2012).
Saat disinggung apa motif pelaku, Donny enggan menjelaskan. Sebab, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan tim penyidik Polda DIY. "Motifnya apa masih diperiksa penyidik. Apakah hanya karena iseng atau apa, nanti ada yang menjelaskan sendiri. Tetapi, saat ini masih diperiksa," tegasnya.
Kedua pelaku teror via telephon itu, ditangkap di Denpasar Bali. Petugas Jatanras Polda DIY sudah membawanya ke Yogyakarta dengan pesawat Lion JT 569 yang berangkat dari Denpasar Bali pukul 10.25 WITA dan sampai di Bandara Adisucipto Yogyakarta pukul 10.40 WIB.
Informasi sebelumnya, Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada Minggu 14 Oktober 2012 lalu diteror bom. Peneror menelpon ke operator bandara, bahwa di dalam pesawat Lion JT 568 ada bahan peledak.
Pelaku bahkan melakukan ancaman teror sebanyak dua kali. Pertama sekira pukul 17.20 WIB dan kedua sekira pukul 17.31 WIB. Setelah diterusuri, ternyata pesawat dengan rute Jakarta-Jogja-Denpasar yang mendarat di bandara Adisucipto sekira pukul 20.14 WIB tidak diketemukan bahan peledak.
(san)