Transportasi Jakarta perlu banyak dibenahi
Rabu, 17 Oktober 2012 - 16:52 WIB
Transportasi Jakarta perlu banyak dibenahi
A
A
A
Sindonews.com - Saat melakukan kunjungan ke sejumlah terminal Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menilai banyak yang harus dibenahi dengan sistem transportasi di Jakarta.
“Banyak, banyak sekali yang harus diperbaiki. Diubah, dirumuskan sehingga nanti ketemu sistem yang benar. Ini keputusan lapangan,“ kata Jokowi saat berkunjung ke Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Selain masalah angkutan, Jokowi melihat kesejahteran dari sopir kendaraan umum juga harus diperhatikan. Namun dinas terkait juga harus tegas dalam melaksanakan aturan.
“Kita diskusi dengan kadis (kepala dinas), sistem seperti apa, Kopaja seperti apa. Harus membangun nilai-nilai baru, sistem baru," terangnya.
Diakuinya, memang perlu kontrol lapangan yang ketat. Misalnya pemilik bus sudah menyiapkan seragam untuk sopir tapi tidak pernah dipakai.
"Malah mobilnya dibawa oleh sopir tembak. Pemerintah harus tegas tapi tetap memberikan sesuatu pada mereka,“ jelasnya.
Di samping transportasi, keadaan terminal yang ada di Jakarta saat ini pun perlu untuk diperbaiki. Karena terminal merupakan tempat berkumpulnya kendaraan umum yang akan digunakan oleh masyarakat.
“Semuanya perlu ditata. Untuk Transjakarta juga akan ditambah tahun ini sekitar seratusan unit. Tahun depan kita hitung-hitung perlu sekitar 400 sampai 600 armada lagi,“ pungkasnya.
“Banyak, banyak sekali yang harus diperbaiki. Diubah, dirumuskan sehingga nanti ketemu sistem yang benar. Ini keputusan lapangan,“ kata Jokowi saat berkunjung ke Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Selain masalah angkutan, Jokowi melihat kesejahteran dari sopir kendaraan umum juga harus diperhatikan. Namun dinas terkait juga harus tegas dalam melaksanakan aturan.
“Kita diskusi dengan kadis (kepala dinas), sistem seperti apa, Kopaja seperti apa. Harus membangun nilai-nilai baru, sistem baru," terangnya.
Diakuinya, memang perlu kontrol lapangan yang ketat. Misalnya pemilik bus sudah menyiapkan seragam untuk sopir tapi tidak pernah dipakai.
"Malah mobilnya dibawa oleh sopir tembak. Pemerintah harus tegas tapi tetap memberikan sesuatu pada mereka,“ jelasnya.
Di samping transportasi, keadaan terminal yang ada di Jakarta saat ini pun perlu untuk diperbaiki. Karena terminal merupakan tempat berkumpulnya kendaraan umum yang akan digunakan oleh masyarakat.
“Semuanya perlu ditata. Untuk Transjakarta juga akan ditambah tahun ini sekitar seratusan unit. Tahun depan kita hitung-hitung perlu sekitar 400 sampai 600 armada lagi,“ pungkasnya.
(ysw)