Lupa pasang rem tangan, mobil seruduk rumah
Senin, 15 Oktober 2012 - 15:48 WIB
Lupa pasang rem tangan, mobil seruduk rumah
A
A
A
Sindonews.com - Diduga akibat lupa memasang rem tangan, satu unit mobil pick up hitam tanpa sopir menyeruduk sebuah rumah hingga rata, di kawasan pasar baru, Kefamenanu Timor Tengah Utara (NTT).
Kemor, salah seorang saksi menuturkan, dalam kejadian itu, istri dari Eduardus lango sang pemilik rumah sempat terkena reruntuhan kayu hingga terluka di kepala. Sementara anak-anaknya dari peristiwa tersebut.
“Saya liat mobil melaju seperti biasa, tak berselang lama dengar bunyi benturan, saat saya lihat ternyata rumah sudah rata dengan tanah, saat mendekat, memang tidak ada sopir didalam mobil itu,” ucapnya, di Kefamenanu, NTT, Senin (15/10/2012).
Beberapa saksi mata lainnya menjelaskan, saat itu sang sopir yang tidak diketahui namanya, hendak mengisi air pada radiator mobilnya. Namun saat ia kembali membawa air. Ia tidak lagi melihat mobil itu, ia hanya mendengar bahwa mobilnya menyeruduk rumah warga dan sang sopir melarikan diri.
Akibat kejadian ini, Eduardus lango, mengaku mengalami kerugian puluhan juta. Rumah dan barang jualannya hancur, ditambah lagi dengan sebuah parabola yang baru dipasangnya seminggu yang lalu.
Kemor, salah seorang saksi menuturkan, dalam kejadian itu, istri dari Eduardus lango sang pemilik rumah sempat terkena reruntuhan kayu hingga terluka di kepala. Sementara anak-anaknya dari peristiwa tersebut.
“Saya liat mobil melaju seperti biasa, tak berselang lama dengar bunyi benturan, saat saya lihat ternyata rumah sudah rata dengan tanah, saat mendekat, memang tidak ada sopir didalam mobil itu,” ucapnya, di Kefamenanu, NTT, Senin (15/10/2012).
Beberapa saksi mata lainnya menjelaskan, saat itu sang sopir yang tidak diketahui namanya, hendak mengisi air pada radiator mobilnya. Namun saat ia kembali membawa air. Ia tidak lagi melihat mobil itu, ia hanya mendengar bahwa mobilnya menyeruduk rumah warga dan sang sopir melarikan diri.
Akibat kejadian ini, Eduardus lango, mengaku mengalami kerugian puluhan juta. Rumah dan barang jualannya hancur, ditambah lagi dengan sebuah parabola yang baru dipasangnya seminggu yang lalu.
(maf)