Polisi harus kerja sama dengan keamanan apartemen

Sabtu, 13 Oktober 2012 - 10:47 WIB
Polisi harus kerja sama...
Polisi harus kerja sama dengan keamanan apartemen
A A A
Sindonews.com - Polisi diminta untuk memperluas kerjasamanya dengan pihak keamanan sejumlah apartemen di Jakarta. Hal itu dikarenakan banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi disebabkan pengemudi menggunakan narkoba di apartemennya sebelum berkendara di jalan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, biasanya pengemudi yang mabuk itu menggunakan narkoba dan pesta minuman keras di apartemennya. Setelah itu, mereka keluar untuk melanjutkan pestanya.

"Apartemen itu kan ada petugas keamanannya, dan mereka mengetahui setiap mobil yang keluar. Jadi Polsek setempat bisa bekerjasama dengan petugas keamanan dari apartemen yang ada," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (13/10/2012).

Kerja sama itu menurutnya, bisa dalam bentuk kesepakatan agar petugas keamanan apartemen segera memberitahu pihak kepolisian jika menemukan mobil yang mencurigakan.

"Jadi, kalau ada mobil yang keluar dari apartemen, dan mencurigakan, satpam bisa mencegahnya dan melaporkannya ke kepolisian setempat," ujarnya.

Seperti diketahui, di Jakarta sempat beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan pengendara mobil berada di bawah pengaruh narkoba.

Kecelakaan di Tugu Tani, Jakarta pusat, yang menewaskan sembilan orang, dan tiga luka parah terjadi. Pengemudinya Afriyani Susanti (29), diketahui memakai sabu, dan ekstasi pada malam sebelum kejadian. Afriyani sendiri telah dijatuhi vonis 15 tahun penjara.

Kemudian Darhsan Sutrisna (31), yang menabrak tiga orang di Bundaran Hotel Indonesia (HI) saat mengendarai mobil Mercy-nya. Darshan juga terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Terakhir, Novie Amelia yang mengemudikan mobil Honda Jazz B 1864 POP menabrak tujuh orang, yang dua diantaranya adalah petugas kepolisian. Novie juga diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis ekstasi, dan meminum minuman keras.
(lil)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
4 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved