Fasilitas Festival Sriwijaya XX disiapkan
Kamis, 11 Oktober 2012 - 20:34 WIB
Fasilitas Festival Sriwijaya XX disiapkan
A
A
A
Sindonews.com – Gelaran Festival Sriwijaya XX tinggal hitungan hari. Sebagai tuan rumah untuk pertama kali di luar Palembang, Kabupaten Lahat mulai mempersiapkan segala fasilitas penunjang demi suksesnya pesta rakyat tahunan tersebut.
Setelah sebelumnya menambah lampu penerangan di sejumlah titik, kali ini puluhan stand siap dipasang di sepanjang area Festival, Lapangan Eks MTQ Kabupaten Lahat. Jelang empat hari pembukaan, di lokasi mulai terlihat besi besi penyangga yang terpasang di sebelah timur lapangan. Besi berukuran delapan meter mulai disusun menyerupai stand yang nantinya digunakan masyarakat yang terlibat dalam festival tersebut.
Besi-besi tersebut terlihat seperti rangkaian ruangan kecil berukuran 2x2 meter persegi. Salah seorang petugas, Joni mengaku bertugas membuat sejumlah stand bagi peserta serta masyarakat yang ingin menunjukkan antusias mereka di Festival.
“Bisa saja digunakan untuk berdagang souvenir ataupun produk produk tertentu. Kita juga belum bisa memastikan,” ungkap Joni menjelaskan saat ditemui di lokasi, Kamis (11/10/2012).
Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva'i sendiri menilai pelaksanaan festival Sriwijaya, yang akan berlangsung di Lahat, 15 hingga 21 Oktober ini merupakan satu momen pembuktian bagi Kabupaten Lahat, kepada masyarakat luar terhadap keberadaan SDM dan SDA yang dimiliki.
“Tahun ini, Kabupaten Lahat menjadi tuan rumah festival Sriwijaya. Ini even besar yang akan dihadiri perwakilan masyarakat Sumsel, Indonesia dan juga luar Negeri. Secara tak langsung kesempatan ini akan menjadi pembuktian kepada masyarakat luar Lahat mampu sejajar dengan daerah lain di Sumsel,” tegasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat Lahat, untuk menjadi tuan rumah yang baik serta memberikan penghormatan kepada tamu tamu yang hadir menyukseskan kegiatan tersebut. Sehingga Lahat dimata masyarakat Sumsel, masyarakat indonesia dan maupun negara tetatangga dikenal dengan masyarakat yang rama, santun yang bisa menerima banyak orang. “Kegiatan ini tak akan mungkin sukses tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” harapnya.
Dirinya memastikan, persiapan Festival Sriwijaya ini sendiri secara keseluruhan rampung hingga 95 persen. Ia optimistis, jika satu hari menjelang pembukaan sudah rampung semuanya, termasuk masalah hotel yang selama ini sempat dikhawatirkan. “Besok (hari ini) kita kembali rapat untuk persiapan. Kita lakukan evaluasi akhir,” tegas dia.
Sebelumnya, upaya mempercantik kota Lahat dalam menyambut kegiatan Festival Sriwijaya, dilakukan penambahan lampu sebanyak 30 titik di setiap tiang. “Pemasangan lampu penerangan jalan dua tiang untuk satu lampu, kali ini, sesuai dengan program Bupati Lahat jelang Festival Sriwijaya agar menambah terang kota,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Listrik dan Pengembangan Energi, Elfa Edison.
Setelah sebelumnya menambah lampu penerangan di sejumlah titik, kali ini puluhan stand siap dipasang di sepanjang area Festival, Lapangan Eks MTQ Kabupaten Lahat. Jelang empat hari pembukaan, di lokasi mulai terlihat besi besi penyangga yang terpasang di sebelah timur lapangan. Besi berukuran delapan meter mulai disusun menyerupai stand yang nantinya digunakan masyarakat yang terlibat dalam festival tersebut.
Besi-besi tersebut terlihat seperti rangkaian ruangan kecil berukuran 2x2 meter persegi. Salah seorang petugas, Joni mengaku bertugas membuat sejumlah stand bagi peserta serta masyarakat yang ingin menunjukkan antusias mereka di Festival.
“Bisa saja digunakan untuk berdagang souvenir ataupun produk produk tertentu. Kita juga belum bisa memastikan,” ungkap Joni menjelaskan saat ditemui di lokasi, Kamis (11/10/2012).
Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva'i sendiri menilai pelaksanaan festival Sriwijaya, yang akan berlangsung di Lahat, 15 hingga 21 Oktober ini merupakan satu momen pembuktian bagi Kabupaten Lahat, kepada masyarakat luar terhadap keberadaan SDM dan SDA yang dimiliki.
“Tahun ini, Kabupaten Lahat menjadi tuan rumah festival Sriwijaya. Ini even besar yang akan dihadiri perwakilan masyarakat Sumsel, Indonesia dan juga luar Negeri. Secara tak langsung kesempatan ini akan menjadi pembuktian kepada masyarakat luar Lahat mampu sejajar dengan daerah lain di Sumsel,” tegasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat Lahat, untuk menjadi tuan rumah yang baik serta memberikan penghormatan kepada tamu tamu yang hadir menyukseskan kegiatan tersebut. Sehingga Lahat dimata masyarakat Sumsel, masyarakat indonesia dan maupun negara tetatangga dikenal dengan masyarakat yang rama, santun yang bisa menerima banyak orang. “Kegiatan ini tak akan mungkin sukses tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” harapnya.
Dirinya memastikan, persiapan Festival Sriwijaya ini sendiri secara keseluruhan rampung hingga 95 persen. Ia optimistis, jika satu hari menjelang pembukaan sudah rampung semuanya, termasuk masalah hotel yang selama ini sempat dikhawatirkan. “Besok (hari ini) kita kembali rapat untuk persiapan. Kita lakukan evaluasi akhir,” tegas dia.
Sebelumnya, upaya mempercantik kota Lahat dalam menyambut kegiatan Festival Sriwijaya, dilakukan penambahan lampu sebanyak 30 titik di setiap tiang. “Pemasangan lampu penerangan jalan dua tiang untuk satu lampu, kali ini, sesuai dengan program Bupati Lahat jelang Festival Sriwijaya agar menambah terang kota,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Listrik dan Pengembangan Energi, Elfa Edison.
(azh)