Kukar undang Sepultura, polisi belum keluarkan izin
Kamis, 11 Oktober 2012 - 15:58 WIB
Kukar undang Sepultura, polisi belum keluarkan izin
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Tenggarong, ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), pemerintah daerah setempat berencana mendatangkan grup band rock internasional Sepultura.
Konsernya sendiri akan dilaksanakan pada awal November 2012 mendatang. Meski sudah direncanakan, namun pihak kepolisian belum tentu menyetujui pelaksanaan konser tersebut. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan terutama faktor keamanan.
"Sampai dengan saat ini, kita belum ada menerima pengajuan pengamanan konser. Proses pengajuannya dari Polres Kukar ke Polda Kaltim, kemudian kami meneruskan ke Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Wisnu Antonius Sutirta, Kamis (11/10/2012).
Ia menambahkan, dari surat permohonan izin itu pihaknya akan mempelajari lebih lanjut. Hal yang menjadi pertimbangan antara lain lokasi konser, daya tampung penonton dan faktor keamanan sekitar konser.
"Karena ini band dari luar negeri, izinnya dari Mabes Polri. Semua pertimbangan itu agar jangan sampai ada korban yang terinjak-injak," tambah Wisnu.
Rencananya konser akan dilaksanakan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang yang biasa digunakan klub Indonesia Super League Mitra Kukar sebagai home base. Mengingat Sepultura merupakan grup band luar negeri, tidak sedikit personel yang dibutuhkan. Untuk itu, izin Mabes Polri sangat dibutuhkan.
"Belum tentu kita izinkan. Kita kepolisian harus menekan sekecil mungkin kejadian yang terjadi seputar konser," kata Wisnu.
Tenggarong adalah kota kecil yang dilintasi Sungai Mahakam dan merupakan pusat kerajaan Hindu tertua di Indonesia yakni Kerajaan Kutai. Simbol kerajaan Kutai yang ada di Tenggarong saat ini adalah Museum Mulawarman dan Kedaton.
Rangkaian acara HUT Tenggarong sendiri sudah dilaksanakan dan puncaknya pada 28 September 2012 lalu. Tanggal tersebut memang ditetapkan sebagai hari jadi Kota Raja, sebutan Tenggarong. Informasi yang beredar, Sepultura didatangkan tanpa menggunakan APBD. Kabarnya dana Rp700 juta yang harus disiapkan merupakan dana pribadi milik Bupati Kukar Rita Widyasari.
Konsernya sendiri akan dilaksanakan pada awal November 2012 mendatang. Meski sudah direncanakan, namun pihak kepolisian belum tentu menyetujui pelaksanaan konser tersebut. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan terutama faktor keamanan.
"Sampai dengan saat ini, kita belum ada menerima pengajuan pengamanan konser. Proses pengajuannya dari Polres Kukar ke Polda Kaltim, kemudian kami meneruskan ke Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Wisnu Antonius Sutirta, Kamis (11/10/2012).
Ia menambahkan, dari surat permohonan izin itu pihaknya akan mempelajari lebih lanjut. Hal yang menjadi pertimbangan antara lain lokasi konser, daya tampung penonton dan faktor keamanan sekitar konser.
"Karena ini band dari luar negeri, izinnya dari Mabes Polri. Semua pertimbangan itu agar jangan sampai ada korban yang terinjak-injak," tambah Wisnu.
Rencananya konser akan dilaksanakan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang yang biasa digunakan klub Indonesia Super League Mitra Kukar sebagai home base. Mengingat Sepultura merupakan grup band luar negeri, tidak sedikit personel yang dibutuhkan. Untuk itu, izin Mabes Polri sangat dibutuhkan.
"Belum tentu kita izinkan. Kita kepolisian harus menekan sekecil mungkin kejadian yang terjadi seputar konser," kata Wisnu.
Tenggarong adalah kota kecil yang dilintasi Sungai Mahakam dan merupakan pusat kerajaan Hindu tertua di Indonesia yakni Kerajaan Kutai. Simbol kerajaan Kutai yang ada di Tenggarong saat ini adalah Museum Mulawarman dan Kedaton.
Rangkaian acara HUT Tenggarong sendiri sudah dilaksanakan dan puncaknya pada 28 September 2012 lalu. Tanggal tersebut memang ditetapkan sebagai hari jadi Kota Raja, sebutan Tenggarong. Informasi yang beredar, Sepultura didatangkan tanpa menggunakan APBD. Kabarnya dana Rp700 juta yang harus disiapkan merupakan dana pribadi milik Bupati Kukar Rita Widyasari.
(azh)