Polisi buru pelaku kapak merah
Rabu, 10 Oktober 2012 - 22:20 WIB
Polisi buru pelaku kapak merah
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampasan sepeda motor oleh kawanan perampok yang menggunakan kapak merah dalam aksinya merupakan yang pertama di wilayah Jakarta Timur.
Hal itu diakui Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri. Menurutnya, perampokan dengan menggunakan kapak merah terbilang baru di wilayahnya.
"Karena memang sebelumnya belum pernah terjadi," ucap Dian, di Jakarta, Rabu (10/10/2012).
Ditanyai apakah ada kemungkinan bahwa pelaku merupakan jaringan lama yang sebelumnya membuat resah warga Jakarta, Dian mengaku belum dapat memastikan hal itu. Pasalnya, belum diketahui pasti ciri pelaku dan metode pelaku melakukan aksinya.
"Saat ini kami masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Nanti setelah informasi terkumpul baru kami upayakan langkah selanjutnya," jelasnya.
Dia menambahkan, pelaku juga tidak bisa begitu saja digolongkan sebagai pemain lama yang biasa menggunakan kapak berwarna merah. Pasalnya, kapak dengan jenis serupa dapat dibeli dimana saja.
Umumnya, lanjut Dian, kapak tersebut dibeli dari penjual, kemudian gagangnya dimodifikasi dan dicat dengan warna merah. "Nah siapapun bisa melakukan hal itu. Jadi kami belum bisa memastikan siapa pelaku dan apakah pelaku ada hubungannya dengan sindikat lama," tandas Dian.
Seperti diketahui, pada Rabu (10/10/12) pagi perampasan motor dengan modus kapak merah menimpa Agus Herman Felani (23), warga Kampung Benda Barat RT 04/06, Cipayung, Pancoran Mas, Depok, saat melintas di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya setelah Pasar Gembrong Jatinegara Jakarta Timur sekitar pukul 05:00 WIB.
Saat itu korban yang tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B6982EWG dikepung oleh tiga buah sepeda motor yang mengejarnya dari belakang.
Hal itu diakui Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri. Menurutnya, perampokan dengan menggunakan kapak merah terbilang baru di wilayahnya.
"Karena memang sebelumnya belum pernah terjadi," ucap Dian, di Jakarta, Rabu (10/10/2012).
Ditanyai apakah ada kemungkinan bahwa pelaku merupakan jaringan lama yang sebelumnya membuat resah warga Jakarta, Dian mengaku belum dapat memastikan hal itu. Pasalnya, belum diketahui pasti ciri pelaku dan metode pelaku melakukan aksinya.
"Saat ini kami masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Nanti setelah informasi terkumpul baru kami upayakan langkah selanjutnya," jelasnya.
Dia menambahkan, pelaku juga tidak bisa begitu saja digolongkan sebagai pemain lama yang biasa menggunakan kapak berwarna merah. Pasalnya, kapak dengan jenis serupa dapat dibeli dimana saja.
Umumnya, lanjut Dian, kapak tersebut dibeli dari penjual, kemudian gagangnya dimodifikasi dan dicat dengan warna merah. "Nah siapapun bisa melakukan hal itu. Jadi kami belum bisa memastikan siapa pelaku dan apakah pelaku ada hubungannya dengan sindikat lama," tandas Dian.
Seperti diketahui, pada Rabu (10/10/12) pagi perampasan motor dengan modus kapak merah menimpa Agus Herman Felani (23), warga Kampung Benda Barat RT 04/06, Cipayung, Pancoran Mas, Depok, saat melintas di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya setelah Pasar Gembrong Jatinegara Jakarta Timur sekitar pukul 05:00 WIB.
Saat itu korban yang tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B6982EWG dikepung oleh tiga buah sepeda motor yang mengejarnya dari belakang.
(maf)