Kawanan kapak merah rampas motor bikers
Rabu, 10 Oktober 2012 - 18:56 WIB
Kawanan kapak merah rampas motor bikers
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampasan motor dengan modus kapak merah kembali terjadi. Kali ini, perampasan tersebut menimpa Agus Herman Felani (23), warga Kampung Benda Barat RT 04/06, Cipayung, Pancoran Mas, Depok, saat melintas di Jalan Basuki Rahmat.
Saat itu, korban yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 6982 EWG dikepung oleh tiga sepeda motor yang mengejarnya dari belakang. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, saat itu korban tengah berangkat kerja setelah sebelumnya menginap di rumah temannya di kawasan Dermaga, Klender, Jakarta Timur.
Awalnya, korban berangkat secara beriringan menuju tempat kerjanya di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Sesampainya di kawasan Pasar Gembrong, korban dipepet oleh tiga motor berpenumpang enam orang.
Saat itu, para pelaku mengatakan ada kerusakan pada motor korban. Namun setelah diperiksa, seorang pelaku langsung turun dan menghampiri korban.
"Satu dari pelaku turun dan menghampiri, sembari menggertak dengan kata-kata kasar," kata Agus saat melapor di unit Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolsek Jatinegara, Rabu (10/10/12).
Korban sempat mencoba mempertahankan kendaraan miliknya yang baru dicicil 15 kali dari total 32 cicilan itu. Tarik menarik motor pun tidak terelakkan, hingga pelaku akhirnya mengeluarkan sebuah kapak bergagang pendek dengan warna merah dari balik jaket yang dikenakannya.
"Dia bilang awas diam saja kamu, jangan melawan. Setelah itu, saya pasrah motor saya dikendarai olehnya," ujarnya.
Tidak berhenti sampai di situ, pelaku yang diketahui memiliki ciri-ciri pendek, kulit sawo matang, serta berambut keriting ini juga merampas dompet milik korban yang berisikan sejumlah uang, SIM, STNK serta KTP. "Kemudian dia memaksa meminta dompet saya," paparnya.
Setelah melakukan aksinya, gerombolan perampas kendaraan itu melarikan diri ke arah Kampung Melayu, dan meninggalkan korban sendirian di pinggir jalan.
"Yang saya ingat, salah satu pelaku menggunakan motor Suzuki Satria F. Setelah itu, saya langsung menghubungi teman saya yang di depan meminta pertolongan," tandasnya.
Saat itu, korban yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 6982 EWG dikepung oleh tiga sepeda motor yang mengejarnya dari belakang. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, saat itu korban tengah berangkat kerja setelah sebelumnya menginap di rumah temannya di kawasan Dermaga, Klender, Jakarta Timur.
Awalnya, korban berangkat secara beriringan menuju tempat kerjanya di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Sesampainya di kawasan Pasar Gembrong, korban dipepet oleh tiga motor berpenumpang enam orang.
Saat itu, para pelaku mengatakan ada kerusakan pada motor korban. Namun setelah diperiksa, seorang pelaku langsung turun dan menghampiri korban.
"Satu dari pelaku turun dan menghampiri, sembari menggertak dengan kata-kata kasar," kata Agus saat melapor di unit Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolsek Jatinegara, Rabu (10/10/12).
Korban sempat mencoba mempertahankan kendaraan miliknya yang baru dicicil 15 kali dari total 32 cicilan itu. Tarik menarik motor pun tidak terelakkan, hingga pelaku akhirnya mengeluarkan sebuah kapak bergagang pendek dengan warna merah dari balik jaket yang dikenakannya.
"Dia bilang awas diam saja kamu, jangan melawan. Setelah itu, saya pasrah motor saya dikendarai olehnya," ujarnya.
Tidak berhenti sampai di situ, pelaku yang diketahui memiliki ciri-ciri pendek, kulit sawo matang, serta berambut keriting ini juga merampas dompet milik korban yang berisikan sejumlah uang, SIM, STNK serta KTP. "Kemudian dia memaksa meminta dompet saya," paparnya.
Setelah melakukan aksinya, gerombolan perampas kendaraan itu melarikan diri ke arah Kampung Melayu, dan meninggalkan korban sendirian di pinggir jalan.
"Yang saya ingat, salah satu pelaku menggunakan motor Suzuki Satria F. Setelah itu, saya langsung menghubungi teman saya yang di depan meminta pertolongan," tandasnya.
(lil)