Polisi tembak dua pencuri mobil
Rabu, 10 Oktober 2012 - 01:01 WIB
Polisi tembak dua pencuri mobil
A
A
A
Sindonews.com - Tim Buru Sergap (Buser) Polres Malang membekuk 60 orang diduga pelaku kejahatan di wilayah Malang Jawa Timur. Dua dari 60 orang tersangka itu terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri. Tersangka yang ditembak merupakan pelaku pencurian mobil.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Decky Harmasyah mengungkapkan, dalam sepekan ini, Polres Malang menggelar operasi di sejumlah titik rawan tindakan kriminalitas. Ada sedikitnya 45 kasus berhasil diungkap dengan 60 tersangka.
"58 orang merupakan pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, dua pencurian mobil serta sepeda motor," jelas Decky kepada wartawan, Selasa (9/10/2012).
Menurut Decky, seluruh pelaku yang ditangkap itu 30 persen merupakan pemain lama. Diduga membentuk sel jaringan kejahatan baru, begitu keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Dari tangan para tersangka, menurut Decky polisi mengamankan 20 motor, satu mobil, dua senjata tajam dan sejumlah peralatan elektronik diduga hasil kejahatan.
Saat ini polisi akan meningkatkan pengawasan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Malang. Sebab, belakangan ini tingkat kriminalitas cukup tinggi.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Decky Harmasyah mengungkapkan, dalam sepekan ini, Polres Malang menggelar operasi di sejumlah titik rawan tindakan kriminalitas. Ada sedikitnya 45 kasus berhasil diungkap dengan 60 tersangka.
"58 orang merupakan pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, dua pencurian mobil serta sepeda motor," jelas Decky kepada wartawan, Selasa (9/10/2012).
Menurut Decky, seluruh pelaku yang ditangkap itu 30 persen merupakan pemain lama. Diduga membentuk sel jaringan kejahatan baru, begitu keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Dari tangan para tersangka, menurut Decky polisi mengamankan 20 motor, satu mobil, dua senjata tajam dan sejumlah peralatan elektronik diduga hasil kejahatan.
Saat ini polisi akan meningkatkan pengawasan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Malang. Sebab, belakangan ini tingkat kriminalitas cukup tinggi.
(lns)