Siswa pembacok warga Masohi ditangkap
Selasa, 09 Oktober 2012 - 17:45 WIB
Siswa pembacok warga Masohi ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Tiga orang siswa SMA di Masohi, Maluku Tengah, berhasil ditangkap aparat Polres Maluku Tengah (Malteng). Ketiganya ditangkap terkait kasus pembacokan empat warga yang terjadi Minggu 7 Oktober 2010 lalu.
Mereka ditangkap polisi di sekolah masing-masing. Tiga siswa yang berinisial MM (17), RN (17), dan MS (17) adalah siswa Kelas III SMA negeri dan swasta di Masohi.
"Kami berhasil menangkap tiga orang tersangka pelaku pembacokan empat warga Masohi, yang terjadi hari Minggu lalu. Ketiga tersangka bersatus pelajar SMA. Mereka kami jemput di sekolah masing-masing," ungkap Kapolres Maluku Tengah AKBP Udi Juswanto, Selasa (9/10/2012).
Menurut Kapolres, MM dan RN adalah pelaku pembacokan empat warga pada tiga lokasi yang berbeda di Kota Masohi. Sedangkan MS, bertugas mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DE 2743 BC.
Pihaknya berhasil mengenali ciri-ciri pelaku yang melakukan pembacokan, setelah mendapat keterangan sejumlah saksi yang melihat peristiwa pembacokan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka ini mengakui melakukan aksi pembacokan kepada empat korban tersebut. Pembacokan itu dilakukan bermotif balas dendam karena ada teman mereka yang dilempari orang tidak dikenal pada Minggu dini hari lalu.
"Alasan mereka sih, balas dendam karena teman mereka dilempari orang tidak dikenal tapi ternyata mereka salah sasaran," jelas Kapolres.
Sebelumnya, empat warga Masohi di bacok pada tiga lokasi berbeda pada Minggu 7 Oktober 2012 dini hari lalu. Akibat aksi pembacokan itu, empat korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi.
Para korban di antaranya seorang dosen sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Masohi, dua orang mahasiswa dan seorang petugas Statistik Masohi.
Hingga kini pihak Polres Maluku Tengah masih mengembangkan penyidikan terkait motif pembacokan tersebut, warga Masohi diminta tidak terprovokasi dengan penangkapan ketiga pelaku ini.
Mereka ditangkap polisi di sekolah masing-masing. Tiga siswa yang berinisial MM (17), RN (17), dan MS (17) adalah siswa Kelas III SMA negeri dan swasta di Masohi.
"Kami berhasil menangkap tiga orang tersangka pelaku pembacokan empat warga Masohi, yang terjadi hari Minggu lalu. Ketiga tersangka bersatus pelajar SMA. Mereka kami jemput di sekolah masing-masing," ungkap Kapolres Maluku Tengah AKBP Udi Juswanto, Selasa (9/10/2012).
Menurut Kapolres, MM dan RN adalah pelaku pembacokan empat warga pada tiga lokasi yang berbeda di Kota Masohi. Sedangkan MS, bertugas mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DE 2743 BC.
Pihaknya berhasil mengenali ciri-ciri pelaku yang melakukan pembacokan, setelah mendapat keterangan sejumlah saksi yang melihat peristiwa pembacokan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka ini mengakui melakukan aksi pembacokan kepada empat korban tersebut. Pembacokan itu dilakukan bermotif balas dendam karena ada teman mereka yang dilempari orang tidak dikenal pada Minggu dini hari lalu.
"Alasan mereka sih, balas dendam karena teman mereka dilempari orang tidak dikenal tapi ternyata mereka salah sasaran," jelas Kapolres.
Sebelumnya, empat warga Masohi di bacok pada tiga lokasi berbeda pada Minggu 7 Oktober 2012 dini hari lalu. Akibat aksi pembacokan itu, empat korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi.
Para korban di antaranya seorang dosen sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Masohi, dua orang mahasiswa dan seorang petugas Statistik Masohi.
Hingga kini pihak Polres Maluku Tengah masih mengembangkan penyidikan terkait motif pembacokan tersebut, warga Masohi diminta tidak terprovokasi dengan penangkapan ketiga pelaku ini.
(rsa)