Terduga teroris Sofyan dikenal sayang keluarga
Selasa, 09 Oktober 2012 - 04:08 WIB
Terduga teroris Sofyan dikenal sayang keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Meski jarang pulang, terduga teroris Sofyan yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri, tetap memberikan nafkah kepada anak dan istrinya dua bulan sekali. Sofyan dikenal warga jarang bergaul karena jarang terlihat di lingkungan warga.
Sofyan yang dikenal bernama Pian, merupakan warga pendatang. Sementara istrinya, Sur, memang warga kampung Pulo Mangga Jalan Duku, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok.
Sehari-hari, jika Sofyan tak pulang, Sur menafkahi anak semata wayangnya, Najwa (6) dengan berdagang warung kelontong. Bahkan Sofyan dan Sur sempat merenovasi rumahnya sebelum akhirnya digerebek tim Densus.
"Baru dapat arisan satu bulan lalu, jadi istrinya renovasi rumahnya lagi difinishing, itu karena Sur menang arisan, saat Sofyan belum pulang," kata tetangga Sofyan, Darmanto kepada wartawan, Senin malam 8 Oktober 2012.
Rumah tersebut merupakan rumah sendiri pribadi milik Sofyan yang berukuran kurang lebih 70 meter persegi. Hingga kini, tak ada satu pun warga yang mengetahui apa yang disita tim Densus dari rumah Sofyan.
"Sofyan pulang hanya kasih makan anak istri saja, istri orang kampung sini, memang bulan kemarin istrinya menang arisan, dipakai untuk renovasi rumah, kalau kerjaan suaminya enggak ada yang tahu," tegas Darmanto.
Sofyan yang dikenal bernama Pian, merupakan warga pendatang. Sementara istrinya, Sur, memang warga kampung Pulo Mangga Jalan Duku, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok.
Sehari-hari, jika Sofyan tak pulang, Sur menafkahi anak semata wayangnya, Najwa (6) dengan berdagang warung kelontong. Bahkan Sofyan dan Sur sempat merenovasi rumahnya sebelum akhirnya digerebek tim Densus.
"Baru dapat arisan satu bulan lalu, jadi istrinya renovasi rumahnya lagi difinishing, itu karena Sur menang arisan, saat Sofyan belum pulang," kata tetangga Sofyan, Darmanto kepada wartawan, Senin malam 8 Oktober 2012.
Rumah tersebut merupakan rumah sendiri pribadi milik Sofyan yang berukuran kurang lebih 70 meter persegi. Hingga kini, tak ada satu pun warga yang mengetahui apa yang disita tim Densus dari rumah Sofyan.
"Sofyan pulang hanya kasih makan anak istri saja, istri orang kampung sini, memang bulan kemarin istrinya menang arisan, dipakai untuk renovasi rumah, kalau kerjaan suaminya enggak ada yang tahu," tegas Darmanto.
(azh)