Pengendara moge rampok pengusaha di Depok
Senin, 08 Oktober 2012 - 16:45 WIB
Pengendara moge rampok pengusaha di Depok
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pengusaha berinisial H menjadi korban perampokan oleh dua orang pengendara motor gede, di Jalan Juanda, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.
Saat itu, H tengah membawa uang tunai cash di dalam mobilnya miliknya berjenis sedan. Saat itu H hendak menuju ke rumah ayahnya di Perumahan Pondok Duta, Cimanggis, Depok.
Namun tiba–tiba, sekira pukul 11.00 WIB, H dipepet oleh dua pengendara motor gede. H langsung dipepet oleh tiga pria berbadan besar dan mengancamnya disamping kanan dan kiri mobilnya.
Langsung saja, para perampok tersebut berhasil menodongkan dan mengancam H dengan senjata api. H yang telah diikuti oleh para perampok membawa uang tunai Rp100 juta pun tak berdaya dan menyerahkan uang tunai tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Depok AKP Syah Johan membenarkan kejadian tersebut. Hingga kini, H masih memberikan keterangan dan diperiksa di Polsek Sukmajaya Depok.
"Diduga perampokan bersenpi, itu menurut pengakuan korban, korban mengaku uangnya hilang Rp100 juta," katanya kepada wartawan, di Depok, Senin (8/10/2012).
Namun, Johan memastikan korban tak mengalami tindak penganiayaan. Selain itu, tak ada kerusakan pada mobil korban.
"Rp100 juta dan handphone, kejadian pagi tadi saat naik mobil diancam lewat kaca jendela. Namun kacanya sendiri enggak dipecahin, diikutin motor gede dua motor. Satu sebelah kanan dan kiri, masih kami selidiki," tandasnya.
Saat itu, H tengah membawa uang tunai cash di dalam mobilnya miliknya berjenis sedan. Saat itu H hendak menuju ke rumah ayahnya di Perumahan Pondok Duta, Cimanggis, Depok.
Namun tiba–tiba, sekira pukul 11.00 WIB, H dipepet oleh dua pengendara motor gede. H langsung dipepet oleh tiga pria berbadan besar dan mengancamnya disamping kanan dan kiri mobilnya.
Langsung saja, para perampok tersebut berhasil menodongkan dan mengancam H dengan senjata api. H yang telah diikuti oleh para perampok membawa uang tunai Rp100 juta pun tak berdaya dan menyerahkan uang tunai tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Depok AKP Syah Johan membenarkan kejadian tersebut. Hingga kini, H masih memberikan keterangan dan diperiksa di Polsek Sukmajaya Depok.
"Diduga perampokan bersenpi, itu menurut pengakuan korban, korban mengaku uangnya hilang Rp100 juta," katanya kepada wartawan, di Depok, Senin (8/10/2012).
Namun, Johan memastikan korban tak mengalami tindak penganiayaan. Selain itu, tak ada kerusakan pada mobil korban.
"Rp100 juta dan handphone, kejadian pagi tadi saat naik mobil diancam lewat kaca jendela. Namun kacanya sendiri enggak dipecahin, diikutin motor gede dua motor. Satu sebelah kanan dan kiri, masih kami selidiki," tandasnya.
(san)