520 siswa SMAN 7 dipindahkan
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 13:29 WIB
520 siswa SMAN 7 dipindahkan
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Pendidikan Kota Depok akan memindahkan 520 siswa SMAN 7 Lewinanggung, Tapos, Depok, ke sekolah lain yang ambruk, Kamis 4 Oktober 2012 kemarin.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok Siti Chaerijah memastikan 520 siswa yang terlantar akan diungsikan ke SMPN 4 Cimanggis Depok. Mereka akan menumpang di sekolah tersebut hingga semester baru Januari 2013 sampai pembangunan selesai.
Siti menjamin Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tak akan terganggu, dan akan dimulai Senin pekan depan. Namun terkait dengan sarana fisik pembangunan gedung SMAN 7 sendiri, hingga kini masih dalam pembahasan.
"Menumpang sampai pembangunan selesai dan bangunan layak dan aman ditempati. Target semester baru Januari 2013 bisa pindah. KBM insya Allah akan berlangsung di SMPN 11," jelasnya kepada wartawan, Jumat (5/10/2012).
Sementara itu Wakil Wali Kota Depok mengaku belum mendapatkan laporan secara detail terkait ambruknya sekolah tersebut. Ia mengaku masih akan menyelidiki apa penyebabnya.
"Saya belum meninjau ke sana, jadi saya belum tahu persis penyebab ambruknya, saya belum ingin komentar lebih jauh, tapi soal pengawasan pembangunan oleh Dinas Pendidikan akan diselidiki," tegas Idris.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok Siti Chaerijah memastikan 520 siswa yang terlantar akan diungsikan ke SMPN 4 Cimanggis Depok. Mereka akan menumpang di sekolah tersebut hingga semester baru Januari 2013 sampai pembangunan selesai.
Siti menjamin Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tak akan terganggu, dan akan dimulai Senin pekan depan. Namun terkait dengan sarana fisik pembangunan gedung SMAN 7 sendiri, hingga kini masih dalam pembahasan.
"Menumpang sampai pembangunan selesai dan bangunan layak dan aman ditempati. Target semester baru Januari 2013 bisa pindah. KBM insya Allah akan berlangsung di SMPN 11," jelasnya kepada wartawan, Jumat (5/10/2012).
Sementara itu Wakil Wali Kota Depok mengaku belum mendapatkan laporan secara detail terkait ambruknya sekolah tersebut. Ia mengaku masih akan menyelidiki apa penyebabnya.
"Saya belum meninjau ke sana, jadi saya belum tahu persis penyebab ambruknya, saya belum ingin komentar lebih jauh, tapi soal pengawasan pembangunan oleh Dinas Pendidikan akan diselidiki," tegas Idris.
(lns)