Atap ambruk, siswa SMAN 7 Depok terlantar
Kamis, 04 Oktober 2012 - 14:36 WIB
Atap ambruk, siswa SMAN 7 Depok terlantar
A
A
A
Sindonews.com - Menyusul ambruknya atap sekolah SMAN 7 Depok, pihak sekolah meliburkan sekira 520 siswanya selama dua hari. Para siswa akan masuk kembali pada Senin 8 Oktober 2012.
Untuk kedepannya, para guru SMAN 7 masih berembug, agar siswanya bisa menumpang sementara di SMAN 4 Cimanggis seluruhnya agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan.
"Apa kami akan menumpang di SMAN 4, tentunya harus melobi mereka (SMAN 4) biar boleh numpang di siang hari, sementara sekolah libur dulu," kata Kepala Sekolah SMAN 7, Yusuf Effendi, Kamis (4/10/2012).
Yusuf mengakui memang sekolah tersebut saat ditempati sedang dalam tahap pembangunan dan belum layak digunakan. Namun, karena desakan dari orangtua siswa dan para siswa untuk segera pindah di sekolah sendiri, maka perpindahan pun dilaksanakan.
"Banyak desakan biar jelek-jelek kan sekolah sendiri, enggak numpang. Karena sebelumnya memang belum layak. Dalam kebingungan kayak gitu, ada guru katanya bisa punya kenalan pemborong. Katanya ada yang mengerti. Bisa jadi ada kelalaian dalam pelaksanaan. Ada kesalahan," tandasnya.
Untuk kedepannya, para guru SMAN 7 masih berembug, agar siswanya bisa menumpang sementara di SMAN 4 Cimanggis seluruhnya agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan.
"Apa kami akan menumpang di SMAN 4, tentunya harus melobi mereka (SMAN 4) biar boleh numpang di siang hari, sementara sekolah libur dulu," kata Kepala Sekolah SMAN 7, Yusuf Effendi, Kamis (4/10/2012).
Yusuf mengakui memang sekolah tersebut saat ditempati sedang dalam tahap pembangunan dan belum layak digunakan. Namun, karena desakan dari orangtua siswa dan para siswa untuk segera pindah di sekolah sendiri, maka perpindahan pun dilaksanakan.
"Banyak desakan biar jelek-jelek kan sekolah sendiri, enggak numpang. Karena sebelumnya memang belum layak. Dalam kebingungan kayak gitu, ada guru katanya bisa punya kenalan pemborong. Katanya ada yang mengerti. Bisa jadi ada kelalaian dalam pelaksanaan. Ada kesalahan," tandasnya.
(maf)