KRL anjlok, omzet penitipan motor turun
Kamis, 04 Oktober 2012 - 12:31 WIB
KRL anjlok, omzet penitipan motor turun
A
A
A
Sindonews.com - Anjloknya KRL Commuter Line nomor perjalanan 435 di Stasiun Cilebut, pukul 06.15 WIB, ternyata tidak hanya berimbas pada terganggunya perjalanan KRL, namun juga bagi pemilik jasa penitipan motor.
Akibat kejadian tersebut mereka mengaku mengalami penurunan omset hingga ratusan ribu rupiah.
Zulham misalnya, ia mengungkapkan, biasanya motor yang dititipkan padanya hingga pukul 11.00 WIB bisa mencapai 200 motor dengan pemasukan Rp500 ribu. Namun hingga siang ini dirinya mengaku baru mendapatkan 40 motor yang dititipkan padanya.
"Omset menurun atas kejadian ini, biasa saya bisa mencapai 200 motor. Tapi sekarang baru 40 motor yang dititipkan di sini," katanya kepada Sindonews, Kamis (4/10/2012).
Tak hanya itu, lantaran kejadian ini dirinya mengalami kerugian. "Saya juga rugi, karena tadi orang yang menitipkan motor mengambil kembali motornya. Otomatis tidak saya kenakan tarif," jelasnya.
Ia pun berharap PT KAI bisa melakukan evakuasi secepatnya sehingga penghasilannya kembali bertambah.
"Semoga saja cepat selesai mas, biar semua bisa kembali normal termasuk penghasilan disini," harapnya.
Akibat kejadian tersebut mereka mengaku mengalami penurunan omset hingga ratusan ribu rupiah.
Zulham misalnya, ia mengungkapkan, biasanya motor yang dititipkan padanya hingga pukul 11.00 WIB bisa mencapai 200 motor dengan pemasukan Rp500 ribu. Namun hingga siang ini dirinya mengaku baru mendapatkan 40 motor yang dititipkan padanya.
"Omset menurun atas kejadian ini, biasa saya bisa mencapai 200 motor. Tapi sekarang baru 40 motor yang dititipkan di sini," katanya kepada Sindonews, Kamis (4/10/2012).
Tak hanya itu, lantaran kejadian ini dirinya mengalami kerugian. "Saya juga rugi, karena tadi orang yang menitipkan motor mengambil kembali motornya. Otomatis tidak saya kenakan tarif," jelasnya.
Ia pun berharap PT KAI bisa melakukan evakuasi secepatnya sehingga penghasilannya kembali bertambah.
"Semoga saja cepat selesai mas, biar semua bisa kembali normal termasuk penghasilan disini," harapnya.
(rsa)