Buruh di OKI desak pembentukan dewan pengupahan

Rabu, 03 Oktober 2012 - 15:48 WIB
Buruh di OKI desak pembentukan...
Buruh di OKI desak pembentukan dewan pengupahan
A A A
Sindonews.com – Aksi ribuan buruh tidak hanya terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Demontrasi buruh juga terlihat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Selain menuntut penghapusan outsourcing, mereka juga mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten OKI untuk membentuk dewan pengupahan daerah.

“Gerakan buruh ini tidak hanya sampai di sini, kalau memang masih ada perusahaan di OKI yang melakukan pelanggaran upah maka kami akan melakukan demo besar-besaran,” ancam Perwakilan Aliansi buruh kabupaten OKI Dody, saat melakukan aksi di Kantor Disnakertrans OKI, Rabu (3/10/2012).

Hal senada juga disampaikan Suyono Ketua Federasi Sekar Wilmar Indonesia Region Sumatera Selatan. Ia menyatakan, kalau kedatangan para buruh ke Disnakertrans ini untuk menolak dengan tegas sistem kerja kontrak dan outsourcing.

"Kami juga meminta kepada bupati untuk membentuk dewan pengupahan daerah," tegasnya.

Federasi Sekar Wilmar juga meminta Disnakertrans tingkat I maupun tingkat II untuk lebih intensif dalam melakukan pengawasan tenaga kerja.
”Dengan demikian diharapkan bisa meminimalisasi pelangaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengusaha,” ungkapnya.

Menanggapi keinginan buruh, Disnakertrans OKI menyatakan akan memenuhi keinginan buruh. Kabid pengawasan hubungan kerja dan perindustrian, Asnil Fikri menyatakan, untuk memenuhi keinginan buruh, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak.

“Saat ini kami sedang melakukan musyawarah untuk membentuk Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten OKI,” ujarnya.

Karena untuk menentukan Upah Minimum Kabupaten (UMK) itu salah satu syaratnya harus membentuk Apindo. Dikatakannya, APINDO yang baru akan dibentuk ini akan bekerja sama dengan dewan pengupahan kabupaten OKI untuk menentukan jumlah atau besaran UMK,

“Sesuai tuntutannya kami mengajak perwakilan buruh dari Federasi Sekar Wilmar Sumsel dalam pembentukan APINDO dan dewan pengupahan,” jelasnya.

Setelah melakukan orasinya di halaman Kantor Disnakertrans Kabupaten OKI, ratusan buruh ini langsung mendatangi kantor DPRD dan Kantor pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten OKI, untuk menyampaikan aspirasinya.
(ysw)
Berita Terkait
Tenang! Upah Minimum...
Tenang! Upah Minimum Kabupaten/Kota Tidak Dihapus
Ingat Janji Pemerintah!...
Ingat Janji Pemerintah! Upah Minimum Kabupaten/Kota Tidak Dihapus
Aksi Tolak Upah Minimum...
Aksi Tolak Upah Minimum DIY
Kenaikan Upah Minimum...
Kenaikan Upah Minimum di 35 Kabupaten/Kota di Jateng Bervariasi, Ini Rinciannya
Ribuan Buruh Bekasi...
Ribuan Buruh Bekasi Turun ke Jalan, Sejumlah Kawasan Macet Total
Unjuk Rasa Buruh Surabaya...
Unjuk Rasa Buruh Surabaya Tuntut Kenaikan Upah Minimum
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
6 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
8 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
9 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
11 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved