Buruh mogok, polisi jaga jalan tol
Rabu, 03 Oktober 2012 - 12:06 WIB
Buruh mogok, polisi jaga jalan tol
A
A
A
Sindonews.com - 80 personel gabungan Polsekta Bandung kidul, Buahbatu, dan Dalmas Polrestabes Bandung menjaga gerbang Tol Buahbatu, untuk mengantisipasi adanya pemblokiran oleh para buruh yang melakukan mogok kerja.
Kapolsekta Bandung Kidul Kompol Asral Bakar mengatakan, personel yang melakukan penjagaan di gerbang tol itu terdiri dari 40 personel anggota Polsekta Bandung Kidul, 20 personel anggota Polsekta Buahbatu, dan 20 personel Dalmas Polrestabes Bandung.
"Penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi para buruh yang akan melakukan unjuk rasa. Ini sebagai langkah antisipasi, jika mereka mengganggu ketertiban umum, seperti memblokir jalan tol," katanya saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/10/2012).
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, dari 22 Polres, Polresta, dan Polrestabes yang ada di Jawa Barat, 12 di antaranya telah melaporkan adanya kegiatan unjuk rasa buruh.
Dia menyebutkan, pihaknya telah menerjunkan sekira 7.000 personel anggotanya, dan dibantu 1.500 anggota TNI untuk menjaga keamanan. "Yang mengajukan perizinan pelaksanaan unjuk rasa ada 15 elemen buruh. Tuntutan mereka, penghapusan sistem kerja outsourcing, penetapan upah minimum, dan adanya iuran jaminan kesehatan yang ditanggung pemberi kerja, ataupun perusahaan," jelasnya.
Martinus juga mengimbau agar masyarakat menghindari tempat berkumpulnya para buruh. "Sedangkan untuk buruh, kami minta tertib, jangan sampai mengganggu keamanan masyarakat," tandasnya.
Kapolsekta Bandung Kidul Kompol Asral Bakar mengatakan, personel yang melakukan penjagaan di gerbang tol itu terdiri dari 40 personel anggota Polsekta Bandung Kidul, 20 personel anggota Polsekta Buahbatu, dan 20 personel Dalmas Polrestabes Bandung.
"Penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi para buruh yang akan melakukan unjuk rasa. Ini sebagai langkah antisipasi, jika mereka mengganggu ketertiban umum, seperti memblokir jalan tol," katanya saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/10/2012).
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, dari 22 Polres, Polresta, dan Polrestabes yang ada di Jawa Barat, 12 di antaranya telah melaporkan adanya kegiatan unjuk rasa buruh.
Dia menyebutkan, pihaknya telah menerjunkan sekira 7.000 personel anggotanya, dan dibantu 1.500 anggota TNI untuk menjaga keamanan. "Yang mengajukan perizinan pelaksanaan unjuk rasa ada 15 elemen buruh. Tuntutan mereka, penghapusan sistem kerja outsourcing, penetapan upah minimum, dan adanya iuran jaminan kesehatan yang ditanggung pemberi kerja, ataupun perusahaan," jelasnya.
Martinus juga mengimbau agar masyarakat menghindari tempat berkumpulnya para buruh. "Sedangkan untuk buruh, kami minta tertib, jangan sampai mengganggu keamanan masyarakat," tandasnya.
(lil)