Dipelonco, siswa baru dipaksa makan lumpur

Selasa, 02 Oktober 2012 - 21:51 WIB
Dipelonco, siswa baru...
Dipelonco, siswa baru dipaksa makan lumpur
A A A
Sindonews.com - Sebuah aksi perpeloncoan tidak manusiawi berhasil tertangkap kamera video amatir seorang warga Sampang, Madura, Jawa Timur (Jatim). Dalam video tersebut terekam gambar murid baru dipaksa memakan lumpur oleh senior-seniornya.

Mohammad Ikbal Fatoni, sang pemilik gambar menuturkan, dirinya mengambil video ini saat berlibur bersama keluarganya di lokasi wisata alam Coban Rondo, Malang, Jatim, pertengahan bulan September.

Dalam video berdurasi dua menit 40 detik tersebut jelas terlihat, sejumlah siswa baru dipaksa makan lumpur oleh seniornya yang diduga adalah pengurus OSIS sekolah yang bersangkutan.

Seraya bersimpuh, mereka disuapi lumpur sungai dengan menggunakan sendok dari dalam gelas. Lumpur ini menurut Ikbal Fatoni diistilahkan sebagai es krim oleh para seniornya.

Tidak cukup itu saja. Usai dipaksa menelan lumpur, gelas bekas wadah lumpur tersebut kemudian diberi air sungai yang selanjutnya diminumkan secara bergilir pula. Bahkan air sungai itu terlebih dahulu diobok-obok agar menjadi air keruh.

Dalam gambar video amatir ini juga terlihat, salah seorang senior sempat memeriksa mulut siswa barunya, khawatir air keruh tersebut tidak diminum.

Lebih miris lagi, para siswa lain dipaksa bertiarap di dalam air dan disuruh merangkak serta merayap. Dan jika menolak, tampak dengan jelas pula sang senior menginjak punggung mereka dari atas.

Dari rekaman video ini pula, jelas terdengar ada suara melalui alat pengeras suara yang dipegang seseorang yang mengatakan, “saya tidak ingin memiliki murid yang klemar-klemer dan tidak tidak bisa tanggap situasi. Saya mau yang tanggap situasi, langsung cekatan."

“Bisa jadi itu yang pegang speaker guru atau pembina OSIS-nya. Dia menyebut dengan kata ‘murid’ pada para siswa itu,” ujar Ikbal Fatoni pada wartawan di rumahnya, Selasa sore (02/10/2012).

Ikbal Fatoni mengatakan, aksi perpeloncoan ini membuat miris sejumlah pengunjung wisata Coban Rondo yang kebetulan melihat saat itu. Namun mereka enggan menghentikan aksi ini karena bukan wewenang mereka.

“Awalnya saya melihat banyak wisatawan yang bergerombol dekat sungai. Setelah saya mendekat, saya ya melihat aksi tidak manusiawi itu, mas. Banyak pengunjung yang mengelus dada melihat hal tersebut,” cerita Ikbal lagi.

Menurut Ikbal, dari spanduk yang menjadi background di lokasi jelas terlihat aksi perpeloncoan ini berlabel Latihan Dasar Kepemimpinan yang dilakukan oleh sebuah SMA swasta Surabaya.

“Kami para pengunjung tak berani melarang. Khawatir salah paham dengan mereka,” tambah Ikbal.

Cara orientasi siswa baru yang tidak manusiawi seperti ini, tentu di luar batas kewajaran. Selain tidak mengandung unsur pendidikan, aksi ini juga rawan membawa korban bagi para siswa baru yang tidak kuat secara fisik.

Dengan sistem pelatihan dasar yang salah kaprah semacam ini, akan memicu aksi kekerasan berkelanjutan dan menjadi tradisi buruk dalam proses pendidikan.
(lns)
Berita Terkait
Ada Kekerasan di Ospek...
Ada Kekerasan di Ospek Unesa, Kampus Lakukan Evaluasi Total
Diduga Ada Kekerasan...
Diduga Ada Kekerasan Verbal di Ospek Unesa, Pihak Kampus Meradang
Bisa Tampung 200 Ribu...
Bisa Tampung 200 Ribu Anggota, LINE OpenChat Dipakai untuk Ospek Online
Siapkan 5 Aplikasi ini...
Siapkan 5 Aplikasi ini Biar Ospek Daring Kamu Makin Lancar!
Perbedaan Ospek Jurusan,...
Perbedaan Ospek Jurusan, Ospek Fakultas dan Ospek Kampus, Ini Informasinya
Komisi X DPR akan Panggil...
Komisi X DPR akan Panggil Kampus yang Ospeknya Bermasalah
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
24 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
41 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved