Granat aktif ditemukan di Klender
Selasa, 02 Oktober 2012 - 14:00 WIB
Granat aktif ditemukan di Klender
A
A
A
Sindonews.com - Warga RT 06/02, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, digemparkan dengan penemuan sebuah granat nanas aktif di rumah milik Tasori (45). Granat tersebut ditemukan tertimbun tanah di antara akar pepohonan beringin.
Penemuan granat tersebut juga sempat mengejutkan sejumlah pekerja bangunan yang menemukannya, dan langsung melaporkan peristiwa penemuan tersebut ke pihak kepolisian.
Yusuf (45), salah seorang saksi menuturkan, penemuan granat tersebut bermula saat dirinya menggali sebidang tanah sekira 50 meter dari pagar rumah tersebut. Saat menggali, dirinya mendapati cangkulnya membentur benda asing seperti logam.
"Semula saya kira tadi pacul hanya mengenai besi pondasi. Ternyata setelah digali lagi, sebuah granat. Untungnya tadi pacul tidak mengenai pelatuk yang ada di granat itu," katanya di lokasi penemuan, Selasa (2/10/2012).
Berita penemuan granat tersebut pun langsung menyebar masyarakat sekitar, sehingga membuat lokasi penemuan mendadak dipenuhi warga yang ingin melihat lokasi dari jarak dekat. Hingga akhirnya polisi memasang garis polisi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasubag Humas Polrestro Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi mengatakan, kasus penemuan granat aktif itu telah diserahkan penanganannya kepada tim Gegana Polda Metro Jaya. "Itu wewenang tim Gegana, karena mereka memang yang mengurusi hal tersebut," ujar Didik.
Namun, untuk mencegah hal yang tak diinginkan, pihaknya tetap memberikan pengamanan disekitar lokasi penemuan. "Polsek dan Polres hanya membantu pengamanan lokasi. Yang pasti granat ini akan dievakuasi ke Polda," tambahnya.
Penemuan granat tersebut juga sempat mengejutkan sejumlah pekerja bangunan yang menemukannya, dan langsung melaporkan peristiwa penemuan tersebut ke pihak kepolisian.
Yusuf (45), salah seorang saksi menuturkan, penemuan granat tersebut bermula saat dirinya menggali sebidang tanah sekira 50 meter dari pagar rumah tersebut. Saat menggali, dirinya mendapati cangkulnya membentur benda asing seperti logam.
"Semula saya kira tadi pacul hanya mengenai besi pondasi. Ternyata setelah digali lagi, sebuah granat. Untungnya tadi pacul tidak mengenai pelatuk yang ada di granat itu," katanya di lokasi penemuan, Selasa (2/10/2012).
Berita penemuan granat tersebut pun langsung menyebar masyarakat sekitar, sehingga membuat lokasi penemuan mendadak dipenuhi warga yang ingin melihat lokasi dari jarak dekat. Hingga akhirnya polisi memasang garis polisi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasubag Humas Polrestro Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi mengatakan, kasus penemuan granat aktif itu telah diserahkan penanganannya kepada tim Gegana Polda Metro Jaya. "Itu wewenang tim Gegana, karena mereka memang yang mengurusi hal tersebut," ujar Didik.
Namun, untuk mencegah hal yang tak diinginkan, pihaknya tetap memberikan pengamanan disekitar lokasi penemuan. "Polsek dan Polres hanya membantu pengamanan lokasi. Yang pasti granat ini akan dievakuasi ke Polda," tambahnya.
(lil)