Penyebab kecelakaan bus turis masih belum jelas
Selasa, 02 Oktober 2012 - 00:07 WIB
Penyebab kecelakaan bus turis masih belum jelas
A
A
A
Sindonews.com - Hingga kini, Polisi Resort Subang masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan bus yang membawa turis asal Taiwan. Dugaan sementara, kemungkinan rem bus mengalami blong.
Kanitlaka Polres Subang Ipda Harman Sitorus menyatakan, bus tiga perempat Dian Mitra AA-1486-TP, siang tadi datang dari arah Lembang menuju Subang, atau dari selatan menuju utara.
Bus yang membawa 20 WNA kebanyakan dari Taiwan dan tiga orang WNI ini, dalam perjalanan saat menuruni Tanjakan Emen, tiba-tiba tidak terkendali.
Kemudian bus tersebut menabrak motor Honda Revo F-4181-WY di depannya yang dikemudikan Dirmansyah (44), warga Kampung Murci Rt 07/01 Cilampeni Kecamatan Katapang Bandung. Dirmansyah sendiri mengalami luka ringan.
"Penyebab tidak terkendalinya bus masih diselidiki polisi," kata Ipda Harman, di RS Santosa, Bandung, Senin (1/10/2012) malam.
Penyebab sementara laka yang menewaskan tiga orang penumpang bus itu, diduga karena rem blong atau human error. "Hasil analisa sementara human error," tandasnya.
Kondisi sopir bus, Junianto, dalam keadaan sadar. Tetapi dia mengalami luka berat. Sopir dirawat di RS Ciereng Subang dan akan menuju ke RS Santosa. "Jika pulih akan diperiksa mendalam," tambahnya.
Untuk menyelidiki penyebab laka, pihaknya juga akan menyelidiki kondisi jalan sehingga diperlukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan. Selain itu, kepolisian akan berusaha menghubungi kedutaan atau perwakilan negara asal WNA yang menjadi penumpang bus.
"Kepolisian akan berkoordinasi dengan kedutaan terkait supaya bisa tangani kecelakaan orang asing dengan baik," ujarnya. Dia menambahkan, kebanyakan turis itu berkebangsaan Taiwan, tetapi ada juga dari Cina.
Kanitlaka Polres Subang Ipda Harman Sitorus menyatakan, bus tiga perempat Dian Mitra AA-1486-TP, siang tadi datang dari arah Lembang menuju Subang, atau dari selatan menuju utara.
Bus yang membawa 20 WNA kebanyakan dari Taiwan dan tiga orang WNI ini, dalam perjalanan saat menuruni Tanjakan Emen, tiba-tiba tidak terkendali.
Kemudian bus tersebut menabrak motor Honda Revo F-4181-WY di depannya yang dikemudikan Dirmansyah (44), warga Kampung Murci Rt 07/01 Cilampeni Kecamatan Katapang Bandung. Dirmansyah sendiri mengalami luka ringan.
"Penyebab tidak terkendalinya bus masih diselidiki polisi," kata Ipda Harman, di RS Santosa, Bandung, Senin (1/10/2012) malam.
Penyebab sementara laka yang menewaskan tiga orang penumpang bus itu, diduga karena rem blong atau human error. "Hasil analisa sementara human error," tandasnya.
Kondisi sopir bus, Junianto, dalam keadaan sadar. Tetapi dia mengalami luka berat. Sopir dirawat di RS Ciereng Subang dan akan menuju ke RS Santosa. "Jika pulih akan diperiksa mendalam," tambahnya.
Untuk menyelidiki penyebab laka, pihaknya juga akan menyelidiki kondisi jalan sehingga diperlukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan. Selain itu, kepolisian akan berusaha menghubungi kedutaan atau perwakilan negara asal WNA yang menjadi penumpang bus.
"Kepolisian akan berkoordinasi dengan kedutaan terkait supaya bisa tangani kecelakaan orang asing dengan baik," ujarnya. Dia menambahkan, kebanyakan turis itu berkebangsaan Taiwan, tetapi ada juga dari Cina.
(ysw)