Korban kecelakaan bus turis Taiwan bertambah
Senin, 01 Oktober 2012 - 23:58 WIB
Korban kecelakaan bus turis Taiwan bertambah
A
A
A
Sindonews.com - Korban tewas kecelakaan bus yang membawa turis asing di Tanjakan Emen, Subang, menjadi empat orang. Terdiri dari tiga orang warga negara asing (WNA) dan satu orang warga negara Indonesia (WNI) atas nama Poejong alias Ahwa (WNI), laki-laki, berusia 55 tahun yang bertugas sebagai pemandu bahasa atau wisata.
Korban WNA yang tewas yakni Li Bao Ying (29/perempuan) warga Cina, Siungke (42/laki-laki) warga Taiwan. Satu korban tewas lainnya Lee Ricky (29/laki-laki), warga Taiwan yang meninggal setelah sempat ditangani di RSUD Ciereng, Subang.
"Korban meninggal semuanya menjadi empat orang," kata Kanit Laka Polres Subang Ipda Harman Sitorus melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (1/10/2012) malam.
Sebelumnya diberitakan, bus tiga perempat Dian Mitra AA-1486-TP terguling saat menuruni Tanjakan Emen. Bus yang dikemudikan Junianto ini membawa 23 orang, terdiri dari 20 turis Taiwan dan Cina. Tiga orang lagi adalah WNI yakni, pemandu bahasa/wisata (guede), petugas keamanan, dan sopir.
Siang tadi sekira pukul 14.30 WIB, tiga korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Sementara satu korban tewas Lee Ricky akan dibawa ke RSHS. Kepala Forensik Medikolegal RSHS dr Noorman Heryadi membenarkan bahwa RSHS akan menerima jenazah korban kecelakaan bus rujukan dari sebuah rumah sakit atau puskesmas di Subang.
"Baru mau datang. Kabarnya yang dirawat di Subang, meninggal, lalu akan dibawa ke sini," kata dr Noorman, saat dikonfirmasi, Senin (1/10/2012).
Menurutnya, korban tewas tersebut dipastikan akan dibawa ke RSHS. Namun, pihaknya belum bisa memastikan waktu kedatangan jenazah tersebut di RSHS.
"Jadi korban kecelakaan bus jadi empat orang, tiga orang di sini, dan satu orang lagi masih dalam perjalanan," katanya.
Sementara itu, satu korban WNA lainnya berjenis kelamin wanita mendapat perawatan medis di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS. Korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan bibir.
Rencananya, dia akan dipindah ke Rumah Sakit Santosa, sehingga berkumpul dengan korban lainnya yang lebih dulu berada di RS Santoisa.
Korban WNA yang tewas yakni Li Bao Ying (29/perempuan) warga Cina, Siungke (42/laki-laki) warga Taiwan. Satu korban tewas lainnya Lee Ricky (29/laki-laki), warga Taiwan yang meninggal setelah sempat ditangani di RSUD Ciereng, Subang.
"Korban meninggal semuanya menjadi empat orang," kata Kanit Laka Polres Subang Ipda Harman Sitorus melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (1/10/2012) malam.
Sebelumnya diberitakan, bus tiga perempat Dian Mitra AA-1486-TP terguling saat menuruni Tanjakan Emen. Bus yang dikemudikan Junianto ini membawa 23 orang, terdiri dari 20 turis Taiwan dan Cina. Tiga orang lagi adalah WNI yakni, pemandu bahasa/wisata (guede), petugas keamanan, dan sopir.
Siang tadi sekira pukul 14.30 WIB, tiga korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Sementara satu korban tewas Lee Ricky akan dibawa ke RSHS. Kepala Forensik Medikolegal RSHS dr Noorman Heryadi membenarkan bahwa RSHS akan menerima jenazah korban kecelakaan bus rujukan dari sebuah rumah sakit atau puskesmas di Subang.
"Baru mau datang. Kabarnya yang dirawat di Subang, meninggal, lalu akan dibawa ke sini," kata dr Noorman, saat dikonfirmasi, Senin (1/10/2012).
Menurutnya, korban tewas tersebut dipastikan akan dibawa ke RSHS. Namun, pihaknya belum bisa memastikan waktu kedatangan jenazah tersebut di RSHS.
"Jadi korban kecelakaan bus jadi empat orang, tiga orang di sini, dan satu orang lagi masih dalam perjalanan," katanya.
Sementara itu, satu korban WNA lainnya berjenis kelamin wanita mendapat perawatan medis di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS. Korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan bibir.
Rencananya, dia akan dipindah ke Rumah Sakit Santosa, sehingga berkumpul dengan korban lainnya yang lebih dulu berada di RS Santoisa.
(ysw)