Awas, 3 Oktober ribuan buruh demo
Minggu, 30 September 2012 - 15:40 WIB
Awas, 3 Oktober ribuan buruh demo
A
A
A
Sindonews.com – Untuk menghapus sistem kerja kontrak atau outsourcing, ribuan buruh mengancam akan melakukan demonstrasi besar-besaran pada 3 Oktober 2012 mendatang. Tidak seperti demo sebelumnya, aksi kali ini hanya dikonsentrasikan di depan pabrik masing-masing buruh.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Depok, Sugino mengaku telah beraudiensi dengan kepolisian untuk meminta izin berunjuk rasa kompak bersama seluruh buruh.
Tuntutannya, kata dia, masih sama seperti yang sebelumnya yakni menghapuskan sistem kerja kontrak atau outsourcing. Sebab, kata dia, selama ini tuntutan mereka tak didengar oleh pemerintah dan masih dialami para buruh.
“Betul kami akan demo 3 Oktober kompak mungkin puluhan ribu, tuntutannya yakni kita akan mengumandangkan Hostum alias Hapuskan Outsourcing Tolak Upah Murah,” tegasnya di Depok, Minggu (30/09/12).
Sugino memaparkan demonstrasi akan dilakukan di Depok dan tidak bergabung dengan buruh lainnya menuju Jakarta. Mereka akan berunjuk rasa di depan pabrik masing – masing.
“Enggak ke HI atau istana, kami di depan pabrik masing – masing, enggak juga harus Mayday, kalau sudah saatnya demo ya kita demo, instruksi nasional serempak,” tukasnya.
Tak hanya soal outsourcing, Sugino juga mengingatkan pemerintah soal Undang – Undang Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) pada awal Januari tahun 2014. Para buruh meminta pemerintah komitmen menjalankan Undang – Undang tersebut.
“Kami minta jaminan kesehatan, apalagi ada UU BPJS kami tagih pemerintah untuk laksanakan itu, nanti aka nada perwakilan buruh yang ke kantor wali kota atau DPRD Depok untuk menyampaikan aspirasi kami, karena ini nasional jadi kami sudah izin ke Kapolri,” imbuhnya.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Depok, Sugino mengaku telah beraudiensi dengan kepolisian untuk meminta izin berunjuk rasa kompak bersama seluruh buruh.
Tuntutannya, kata dia, masih sama seperti yang sebelumnya yakni menghapuskan sistem kerja kontrak atau outsourcing. Sebab, kata dia, selama ini tuntutan mereka tak didengar oleh pemerintah dan masih dialami para buruh.
“Betul kami akan demo 3 Oktober kompak mungkin puluhan ribu, tuntutannya yakni kita akan mengumandangkan Hostum alias Hapuskan Outsourcing Tolak Upah Murah,” tegasnya di Depok, Minggu (30/09/12).
Sugino memaparkan demonstrasi akan dilakukan di Depok dan tidak bergabung dengan buruh lainnya menuju Jakarta. Mereka akan berunjuk rasa di depan pabrik masing – masing.
“Enggak ke HI atau istana, kami di depan pabrik masing – masing, enggak juga harus Mayday, kalau sudah saatnya demo ya kita demo, instruksi nasional serempak,” tukasnya.
Tak hanya soal outsourcing, Sugino juga mengingatkan pemerintah soal Undang – Undang Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) pada awal Januari tahun 2014. Para buruh meminta pemerintah komitmen menjalankan Undang – Undang tersebut.
“Kami minta jaminan kesehatan, apalagi ada UU BPJS kami tagih pemerintah untuk laksanakan itu, nanti aka nada perwakilan buruh yang ke kantor wali kota atau DPRD Depok untuk menyampaikan aspirasi kami, karena ini nasional jadi kami sudah izin ke Kapolri,” imbuhnya.
(ysw)