Dua kali digelar BAS memakan korban
Sabtu, 29 September 2012 - 19:01 WIB
Dua kali digelar BAS memakan korban
A
A
A
Sindonews.com - Event Bandung Air Show (BAS) yang digelar dalam rangka HUT Kota Bandung selalu memakan korban. Sebelumnya, pada BAS 2010, pesawat aerobatik yang dikendalikan pilot Alexander Supeli juga terjatuh. Saat itu Alexander juga meninggal dunia.
Kali ini pada BAS 2012, kembali memakan korban, juga lewat aerobatik pesawat yang dipiloti Noorman Lubis (69) dengan co pilot Toni Nugroho.
Direktur Bandung Pilot Academic (BPA) menyarankan, supaya penyelenggaraan BAS dievaluasi khususnya di bidang aerobatik.
"Untuk tahun depan sebaiknya dievaluasi dulu, kemungkinan aerobatik ditiadakan. Mungkin pameran saja," kata M Nasrun Natsir, Sabtu (29/9/2012).
Menurutnya, kemungkinan BAS akan dihentikan tahun depan. Tetapi hal itu tentu harus dievaluasi pihak-pihak penyelenggara. Meski begitu, aerobatik memang merupakan pertunjukkan yang penuh resiko.
"Itu musibah, sebenarnya penyelenggara ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang ingin hiburan," ungkapnya.
Kali ini pada BAS 2012, kembali memakan korban, juga lewat aerobatik pesawat yang dipiloti Noorman Lubis (69) dengan co pilot Toni Nugroho.
Direktur Bandung Pilot Academic (BPA) menyarankan, supaya penyelenggaraan BAS dievaluasi khususnya di bidang aerobatik.
"Untuk tahun depan sebaiknya dievaluasi dulu, kemungkinan aerobatik ditiadakan. Mungkin pameran saja," kata M Nasrun Natsir, Sabtu (29/9/2012).
Menurutnya, kemungkinan BAS akan dihentikan tahun depan. Tetapi hal itu tentu harus dievaluasi pihak-pihak penyelenggara. Meski begitu, aerobatik memang merupakan pertunjukkan yang penuh resiko.
"Itu musibah, sebenarnya penyelenggara ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang ingin hiburan," ungkapnya.
(lns)