BPBD petakan jalur evakuasi gunung meletus

Jum'at, 28 September 2012 - 18:29 WIB
BPBD petakan jalur evakuasi...
BPBD petakan jalur evakuasi gunung meletus
A A A
Sindonews.com – Kendati Gunung Salak dan Gunung Gede masuk dalam kategori gunung aktif, namun sejauh ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi baru melakukan pemetaan jalur evakuasi.

Saat ini, BPBD masih mengandalkan jalur evakuasi di pesisir yang disiapkan untuk mengantisipasi bencana tsunami.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi Irwan Fajar mengatakan, hingga kini daerah rawan bencana gunung meletus belum terdapat jalur evakuasi. Padahal Gunung Salak maupun Gunung Gede merupakan gunung yang masih aktif.

"Untuk membuatnya, kami masih menunggu pengalokasian anggaran dari perubahan APBD akhir tahun ini,” ungkap Irwan Fajar, Jumat (28/9/2012).

Irwan mengatakan sejauh ini Pemkab Sukabumi masih terfokus pada penyediaan jalur evakuasi bencana tsunami di daerah pesisir, terutama daerah-daerah di sepanjang Teluk Pelabuhanratu yang meliputi Kecamatan Pelabuhanratu, Cikakak, Cisolok, Simpenan, Ciracap, dan Kecamatan Tegalbuleud.

“Namun itu pun jalur evakuasi tsunami yang telah tersedia kurang tertata,” katanya.

Di kawasan Sukabumi terdapat lima kecamatan yang masuk dalam daftar bahaya jika terjadi bencana letusan Gunung Salak dan Gunung Gede. Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kalapanunggal dan Kecamatan Kabandungan berada di sekitar kaki Gunung Salak.

Sedangkan tiga kecamatan lainnya masuk dalam kawasan kaki Gunung Gede yakni Kecamatan Sukabumi, Kecamatan Sukalarang, dan Kecamatan Kadudampit.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Asep Wahyu NB menerangkan, pembuatan jalur evakuasi untuk daerah pegunungan masih menunggu usulan dari BPBD.

Diharapkan pada awal tahun 2013 mendatang, pembukaan jalur evakuasi di daerah tersebut sudah bisa dibangun dengan anggaran awal dari APBD.

“Kami berharap tahun depan sudah memiliki jalur evakuasi baru, bukan hanya di daerah pesisir saja, tapi juga di daerah rawan bencana gunung meletus," tegasnya.

Tidak hanya itu, bila dimungkinkan BPBD juga membuat pemetaan jalur evakuasi di daerah rawan pergeseran tanah. Pasalnya bencana jenis ini juga berpotensi menimbulkan banyak korban.
(ysw)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved