Korban sudah diintai dari bank

Jum'at, 28 September 2012 - 11:06 WIB
Korban sudah diintai...
Korban sudah diintai dari bank
A A A
Sindonews.com – Para pelaku pencuri dengan modus menggembos ban korbannya memiliki peran berbeda. Mereka juga menggunakan bahasa sandi untuk berkomunikasi.

Wakasat Reskrim Polrestabes Bandung Kompol Agung Masloman membeberkan, 16 tersangka yang berhasil ditangkap memiliki peranannya masing-masing. Mulai dari pengintai hingga eksekutor.

“Ada yang mengincar korban, dia mengintip uang yang ditarik nasabah. Kalau uangnya besar, pelaku di dalam bank menghubungi temannya yang bersiap di luar bank,” jelas Agung, Jumat (28/9/2012).

Untuk mengecoh orang sekitar dan korban, tersangka juga menggunakan sandi-sandi. Seperti BRA untuk Bank BRI, Tiga Huruf untuk Bank BCA, Mandarin untuk Bank Mandiri, Bank Dusun untuk Bank BJB, dan Layar untuk Bank BNI 46.

Tidak sampai di situ, motor yang dipakai eksekutor juga sedikit dimodifikasi. Plat nomor depan dan belakang mereka diberi oli agar hitam dan membuat kabur tulisan.

“Tebeng (pegangan) belakang juga mereka cabut, itu agar saat mereka tertangkap saat beraksi, warga atau polisi tidak bisa menarik motor mereka dari belakang,” terangnya.

Pada saat, bersamaan tersangka lain yang berada di luar menggembosi ban milik korbannya dengan menggunakan potongan penyangga payung. Hal itu dilakukan untuk menyamarkan agar korban tidak curiga bahwa mobilnya telah digembosi pelaku.

“Potongan payung itu kan hitam, selain itu tengahnya berlubang. Jadi angin bisa keluar melalui lubang itu. Sedangkan paku, itu cukup lama untuk menggembosi ban,” katanya.

Setelah kendaraan berhenti karena salah satu bannya bocor. Di saat itu juga, pelaku yang memanfaatkan rasa panik korban langsung beraksi. Jika korban mengunci semua pintu, maka jalan lain adalah dengan memecahkan kaca mobil.

“Jika ditotalkan hasil kejahatan mereka selama ini bisa mencapai miliaran rupiah. Soalnya, yang mereka incar rata-rata nasabah yang membawa uang Rp50 juta lebih,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Pa’ad salah seorang tersangka mengamini modus yang dibeberkan pihak kepolisian. Dalam hal ini, dia bertugas sebagai pengintai korbannya.

“Setelah mengamati, saya sms atau telepon ke yang ada di luar (eksekutor) mengenai ciri-ciri korban. Setelah uang didapat paling uangnya dipakai untuk makan kami sehari-hari dan kebutuhan lainnya,” katanya.

Dari tangan 16 tersangka, polisi berhasil menyita 11 besi payung yang telah diruncingkan untuk menggembosi ban, tujuh ATM milik pelaku, 10 dompet pelaku, uang tunai Rp7,4juta, dan 10 motor berbagai merek milik pelaku.

Dari penangkapan ini, 16 tersangka terancam hukuman tujuh tahun penjara karena dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana mengani pencurian dengan pemberatan. Kini semua tersangka, mendekam di ruang tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung.
(ysw)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
24 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved