Tertawa, punggung Robi robek 2 cm
Kamis, 27 September 2012 - 09:43 WIB
Tertawa, punggung Robi robek 2 cm
A
A
A
Sindonews.com - Siapa bilang tertawa itu sehat, seorang tukang ojek di Kefamenanu harus mendapat lima jahitan dibagian punggung hanya gara-gara tertawa.
Nasib sial dialami Robi Sanam (20) tukang ojek yang mendapat tikaman dari gerombolan pemabuk hingga sekarat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 26 September 2012 dinihari sekira pukul, 02.00 wita, di kawasan terminal Kota Kefamenanu, Nusa tenggara Timur.
Kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama seorang adiknya bernama Kris Manafe memasukkan motor ke rumah bosnya di pasar lama. Dia bersama adiknya itu kemudian pulang kembali ke indekosnya dengan berjalan kaki.
"Hanya karena kami tertawa di sepanjang jalan, sehingga memancing emosi mereka yang sedang pesta minuman keras, tidak berselang lama kami dikejar lalu ditikam dibagian punggung,” papar Robi.
Kasubaghumas Polres TTU AIpda Zefnat Tefa mengatakan, sampai saat ini para pelaku masih dalam kejaran petugas. “Kami sudah mengantongi data pelaku, polisi masih melakukan pengejaran,” Kata Tefa menjelaskan, di Kefamenanu.
Menurutnya, korban saat itu sedang melintas dekat para pelaku yang sedang pesta miras. Korban yang berjalan bersama adiknya tertawa namun membuat tersinggung para pemabuk itu.
Kemudian, para pelaku langsung mengejar korban dan menikamnya dibagian punggung. "Lukanya sekitar 2 sentimeter di punggung," pungkasnya.
Nasib sial dialami Robi Sanam (20) tukang ojek yang mendapat tikaman dari gerombolan pemabuk hingga sekarat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 26 September 2012 dinihari sekira pukul, 02.00 wita, di kawasan terminal Kota Kefamenanu, Nusa tenggara Timur.
Kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama seorang adiknya bernama Kris Manafe memasukkan motor ke rumah bosnya di pasar lama. Dia bersama adiknya itu kemudian pulang kembali ke indekosnya dengan berjalan kaki.
"Hanya karena kami tertawa di sepanjang jalan, sehingga memancing emosi mereka yang sedang pesta minuman keras, tidak berselang lama kami dikejar lalu ditikam dibagian punggung,” papar Robi.
Kasubaghumas Polres TTU AIpda Zefnat Tefa mengatakan, sampai saat ini para pelaku masih dalam kejaran petugas. “Kami sudah mengantongi data pelaku, polisi masih melakukan pengejaran,” Kata Tefa menjelaskan, di Kefamenanu.
Menurutnya, korban saat itu sedang melintas dekat para pelaku yang sedang pesta miras. Korban yang berjalan bersama adiknya tertawa namun membuat tersinggung para pemabuk itu.
Kemudian, para pelaku langsung mengejar korban dan menikamnya dibagian punggung. "Lukanya sekitar 2 sentimeter di punggung," pungkasnya.
(ysw)