Pelajar SMK Mahardika Jakarta disabet celurit
Rabu, 26 September 2012 - 21:50 WIB
Pelajar SMK Mahardika Jakarta disabet celurit
A
A
A
Sindonews.com - Tawuran antar pelajar di Jakarta kembali marak. Kali ini, yang menjadi korbannya adalah Susilo (15), pelajar kelas X SMK Mahardika, di Jalan Condet Raya, Kramatjati, Jakarta Timur. Korban disabet celurit oleh pelajar lain.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, korban saat itu tengah mengantar temannya mengambil Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sekira pukul pukul 09.00 WIB, korban yang tengah dibonceng oleh temannya berhenti untuk buang air kecil. Namun tiba-tiba diserang oleh sekelompok pelajar lain.
Korban diserang tepat di Jalan Jalan Komodor Halim. Dua teman korban, yakni Rahmat Kardian (15) dan Faturohim (15), berhasil menyelamatkan diri dari serangan itu. Sementara korban nahas, karena saat melarikan diri terjatuh. Akhirnya korban menjadi sasaran penyerangan.
Haryadi (41), ayah korban menuturkan, pada saat kejadian anaknya tengah mengantarkan temannya mengambil SKTM di Jalan Jengki Halim. "Dia izin sama pihak sekolah mau ambil SKTM, tapi di tengah jalan, anak saya dengan temannya mau buang air kecil. Pada saat itulah, mereka diserang oleh pelajar lain," ujar Haryadi, kepada wartawan, Rabu (26/9/2012).
Akibatnya serangan itu, korban menderita luka sabetan dipinggang sebelah kiri sepanjang 20 centimeter. Korban yang dalam keadaan kritis akhirnya dibawa ke RS UKI Cawang Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Saat ini, kasus tersebut masih ditangani oleh petugas dari Polsek Makasar untuk mengejar para pelaku.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, korban saat itu tengah mengantar temannya mengambil Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sekira pukul pukul 09.00 WIB, korban yang tengah dibonceng oleh temannya berhenti untuk buang air kecil. Namun tiba-tiba diserang oleh sekelompok pelajar lain.
Korban diserang tepat di Jalan Jalan Komodor Halim. Dua teman korban, yakni Rahmat Kardian (15) dan Faturohim (15), berhasil menyelamatkan diri dari serangan itu. Sementara korban nahas, karena saat melarikan diri terjatuh. Akhirnya korban menjadi sasaran penyerangan.
Haryadi (41), ayah korban menuturkan, pada saat kejadian anaknya tengah mengantarkan temannya mengambil SKTM di Jalan Jengki Halim. "Dia izin sama pihak sekolah mau ambil SKTM, tapi di tengah jalan, anak saya dengan temannya mau buang air kecil. Pada saat itulah, mereka diserang oleh pelajar lain," ujar Haryadi, kepada wartawan, Rabu (26/9/2012).
Akibatnya serangan itu, korban menderita luka sabetan dipinggang sebelah kiri sepanjang 20 centimeter. Korban yang dalam keadaan kritis akhirnya dibawa ke RS UKI Cawang Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Saat ini, kasus tersebut masih ditangani oleh petugas dari Polsek Makasar untuk mengejar para pelaku.
(san)