Warga Tasikmalaya juga ingin donor mata

Rabu, 26 September 2012 - 19:04 WIB
Warga Tasikmalaya juga...
Warga Tasikmalaya juga ingin donor mata
A A A
Sindonews.com - Tekad EM (45), warga Tasikmalaya, mendonorkan ginjalnya sudah bulat. Bahkan dia juga sempat ingin mendonorkan bola matanya. Niatan itu muncul pada tahun 2011 silam. Tak main-main, dia nekad mendatangi RS Mata Cicendo di Jalan Cicendo, Kota Bandung untuk melaksanakan niatnya.

"Tahun 2011 saya pernah datang ke Cicendo buat donor mata. Saat berkonsultasi, ternyata sama tidak boleh juga," kata EM, kepada wartawan di Bandung, Rabu (26/9/2012).

Menurutnya, saat itu dokter RS Mata Cicendo tidak mengijinkan EM untuk mendonor. Alasannya, harus ada persyaratan dari pihak keluarga. Proses donor darah juga hanya bisa dilakukan saat pendonor sudah meninggal dunia.

"Katanya donor mata itu, sayanya harus meninggal dulu. Baru setelah meninggal bisa didonor, asalkan tidak lebih dari enam jam," terangnya.

Atas persyaratan itulah, dia menggunakan niatnya untuk mendonorkan mata hingga akhirnya beralih mendonorkan ginjalnya. "Kalau saya donor tapi harus mati, ya tidak ada manfaatnya," tuturnya.

Disinggung mengenai apakah EM mengetahui dampak dari aksi donor ginjal yang akan dilakukannya itu. Dia mengaku sudah mengetahuinya, bahkan siap untuk menanggung semuan konsekuensinya. "Efeknya itu, ibarat kita biasa kuat angkat satu ember, tapi setelah ginjal didonorkan mungkin hanya kuat angkat satu ember," terangnya.

Bahkan, EM mengklaim jika ginjal yang akan didonorkan bisa terbilang sehat. Hal itu dipastikan setelah selama dua minggu di Kota Bandung, EM berpergian tidak menggunakan kendaraan atau berjalan kaki.

"Terakhir kemarin jalan dari Kota Baru Parahyangan (Padalarang) ke Jalan Jakarta (Bandung), dan itu saya kuat," beber pria yang memiliki golongan darah O ini.

Pria yang memiliki tinggi 165 centimeter dan berat 70 kilogram ini mengaku, tekadnya untuk mendonorkan ginjal sudah bulat dan tidak bisa lagi ditawar kembali. Rencananya, EM dalam waktu dekat akan kembali ke rumahnya di Tasikmalaya.

"Saya mau ambil perlengkapan dulu, nanti balik lagi ke sini. Soalnya sekarang saya hanya bawa dua stel baju saja," pungkasnya.

Dari penelusuran wartawan didunia maya, nyatanya fenomena seperti EM bukanlah yang pertama kali di Indonesia. Bahkan, ada beberapa diantaranya yang secara terang-terangan mencari dan menjual ginjal dengan patokan harga tertentu.

Saat penelusuran, bahkan tercantum harga satu ginjal di Indonesia mencapai Rp250-500 juta, sedangkan di luar negeri harga satu ginjal dihargai USD 262.000 atau Rp2,4 miliar, sedangkan sepasang bola mata dihargai USD 1.525 atau sekitar Rp14 juta.
(san)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved