Manasik, sejumlah calon jemaah haji pingsan
Selasa, 25 September 2012 - 11:10 WIB
Manasik, sejumlah calon jemaah haji pingsan
A
A
A
Sindonews.com - Karena kepanasan, sejumlah calon jamaah haji jatuh pingsan saat mengikuti latihan atau manasik haji di Alun-alun Kota Jombang, Jawa Timur (Jatim).
Berdasarkan data Kantor Kementrian Agama, sekitar 100 orang dari 1.000 lebih calon jamaah haji di Kabupaten Jombang kondisinya memang sedang sakit dan perlu pengawasan khusus. Calon jamaah haji ini langsung jatuh pingsan saat mengikuti latihan atau manasik haji.
Salah satunya adalah Suwiti (80), calon jamaah haji asal Kecamatan Kesamben, Jombang ini tiba-tiba jatuh saat sedang asyik latihan sa'í. Oleh sejumlah rekannya, Suwiti langsung ditolong dan mendapat perawatan dari petugas medis.
Selain Suwiti, sejumlah calon jamaah haji lainnya juga tampak kelelahan dan tidak sanggup melanjutkan latihan atau manasik haji. Mereka mengaku sakitnya kambuh dan tak kuat melanjutkan manasik haji. Saat yang lainnya masih sibuk manasik, mereka memilih beristirahat di tepi Alun-alun Kota Jombang dan hanya melihat prosesi manasik dari kejauhan.
"Kaki saya sakit, habis jatuh dari tangga. Saya enggak kuat ikut manasik,"ujar salah seorang calon jemaah haji, Muhtadin menjelaskan, Selasa (25/9/2012).
Kasi Haji Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jombang Nur Habib Adnan menjelaskan, dari Kota Santri ini ada 1.004 calon jemaah haji yang akan berangkat pada 30 September mendatang. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen atau 100 orang di antaranya kondisinya terkategori beresiko tinggi atau sakit.
"Sekitar 100 orang jemaah tersebut mengidap penyakit bermacam-macam seperti diabetes, darah tinggi, jantung dan beberapa jenis penyakit lainnya. Jadi tak heran saat mengikuti manasik saja mereka sudah tak kuat dan jatuh pingsan," paparnya.
Meski demikian, agar mereka tetap bisa menjalankan ibadah haji, petugas medis akan memberi pengawasan khusus baik sebelum berangkat maupun saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci nanti.
Berdasarkan data Kantor Kementrian Agama, sekitar 100 orang dari 1.000 lebih calon jamaah haji di Kabupaten Jombang kondisinya memang sedang sakit dan perlu pengawasan khusus. Calon jamaah haji ini langsung jatuh pingsan saat mengikuti latihan atau manasik haji.
Salah satunya adalah Suwiti (80), calon jamaah haji asal Kecamatan Kesamben, Jombang ini tiba-tiba jatuh saat sedang asyik latihan sa'í. Oleh sejumlah rekannya, Suwiti langsung ditolong dan mendapat perawatan dari petugas medis.
Selain Suwiti, sejumlah calon jamaah haji lainnya juga tampak kelelahan dan tidak sanggup melanjutkan latihan atau manasik haji. Mereka mengaku sakitnya kambuh dan tak kuat melanjutkan manasik haji. Saat yang lainnya masih sibuk manasik, mereka memilih beristirahat di tepi Alun-alun Kota Jombang dan hanya melihat prosesi manasik dari kejauhan.
"Kaki saya sakit, habis jatuh dari tangga. Saya enggak kuat ikut manasik,"ujar salah seorang calon jemaah haji, Muhtadin menjelaskan, Selasa (25/9/2012).
Kasi Haji Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jombang Nur Habib Adnan menjelaskan, dari Kota Santri ini ada 1.004 calon jemaah haji yang akan berangkat pada 30 September mendatang. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen atau 100 orang di antaranya kondisinya terkategori beresiko tinggi atau sakit.
"Sekitar 100 orang jemaah tersebut mengidap penyakit bermacam-macam seperti diabetes, darah tinggi, jantung dan beberapa jenis penyakit lainnya. Jadi tak heran saat mengikuti manasik saja mereka sudah tak kuat dan jatuh pingsan," paparnya.
Meski demikian, agar mereka tetap bisa menjalankan ibadah haji, petugas medis akan memberi pengawasan khusus baik sebelum berangkat maupun saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci nanti.
(azh)