Jemput kakak, balita tewas terlindas truk
Senin, 24 September 2012 - 18:16 WIB
Jemput kakak, balita tewas terlindas truk
A
A
A
Sindonews.com - Nasib naas dialami Tiara (3) saat akan menjemput kakaknya pulang sekolah malah tewas terlindas truk pengangkut karet. Saat mau masuk jalan lingkungan rumahnya, ojek yang mereka tumpangi tersenggol truk dan Tiara jatuh ke kolong truk hingga terlindas dan tewas seketika.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta Simpang Prameswara, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Senin (24/9) sekira pukul 10.00 WIB. Selain Tiara, Danil (7) sang kakak juga mengalami patah kaki dan tangan kanannya. Sementara pengemudi ojek motor, Eko Febri Wohono (21) yang ditumpangi kedua korban hanya mengalami luka ringan di bagian badannya.
Menurut keterangan paman korban, Asnawi, sebelum kejadian, pagi itu keponakannya yang balita, Tiara ingin ikut tukang ojek yang masih tetangganya sendiri di Jalan Macan Lindungan, Lorong Macan Tutul, RT 01, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I.
"Karena tukang ojek masih tetangga, jadi ibunya memperbolehkan Tiara ikut menjemput kakaknya di sekolah dasar tak jauh dari rumahnya,"ungkap Asnawi saat ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Puncaknya, seusai menjemput kakaknya di sekolahan, kendaraan sepeda motor Yamaha Fiz R bernomor polisi BG 6645 PB melintas di Jalan Soekerno Hatta atau berada di Simpang Prameswara motor korban dan mobil truk fuso bernomor polisi BG 8200 AJ tampak muatan beriiringan, dimana motor ingin masuk ke Jalan macang Lindungan, sedangkan mobil truk mau ke arah Musi II.
"Diduga motor yang dikemudikan tukang ojek kena serempet truk, hingga tukang ojek tidak bisa mengontrol motornya hingga terjatul," terangnya. Tiara yang duduk dibagian depan, terjatuh kebagian kanan atau kolong mobil dan tewas seketika. Sementara si tukang ojek dan kakak almarhum, juga terjatuh tapi tak ikut terlindas kepalanya.
Terpisah sopir truk maut, Fadli (33) warga Jalan Soko Mulio, RT 6, RW 19, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami mengatakan tak tahu jika mobilnya bersenggolan dengan motor korban. ”Sebelum kejadian, saya melihat motor korban berada dibelakang mobil. Tahu-tahu saya merasakan mobil menginjak sesuatu,” ungkap Fadli saat diamankan di Mapolresta Palembang, Senin (24/9/2012).
Saat kejadian, ia tidak bisa mengerem lagi setelah korban tewas terlindas ban truk bagian belakangnya.”Jatuhnya tiba-tiba, tapi saya sadar ban belakang saya melindas sesuatu. Saat saya turun, ternyata korban sudah tewas tak bernyawa. Sebenarnya saya ingin menolong, tapi warga di TKP emosi dan langsung memukuli saya, untung polisi cepat datang,” tandasnya.
Kepala Pos Pol Polisi Polygon Unit Laka Satuan Lalu-lintas Polresta Palembang Aiptu Suprono melalui Kepala regu I, Aiptu Suwoto membenarkan adanya peristiwa itu. "Sopir truk dan kendaraan truk fuso serta motor korban sudah kita amankan. Selanjutnta tersangka dibawa ke Polresta Palembang, guna diperiksa lebih lanjut," ungkap Suwoto di Pos Pol Polygon.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta Simpang Prameswara, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Senin (24/9) sekira pukul 10.00 WIB. Selain Tiara, Danil (7) sang kakak juga mengalami patah kaki dan tangan kanannya. Sementara pengemudi ojek motor, Eko Febri Wohono (21) yang ditumpangi kedua korban hanya mengalami luka ringan di bagian badannya.
Menurut keterangan paman korban, Asnawi, sebelum kejadian, pagi itu keponakannya yang balita, Tiara ingin ikut tukang ojek yang masih tetangganya sendiri di Jalan Macan Lindungan, Lorong Macan Tutul, RT 01, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I.
"Karena tukang ojek masih tetangga, jadi ibunya memperbolehkan Tiara ikut menjemput kakaknya di sekolah dasar tak jauh dari rumahnya,"ungkap Asnawi saat ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Puncaknya, seusai menjemput kakaknya di sekolahan, kendaraan sepeda motor Yamaha Fiz R bernomor polisi BG 6645 PB melintas di Jalan Soekerno Hatta atau berada di Simpang Prameswara motor korban dan mobil truk fuso bernomor polisi BG 8200 AJ tampak muatan beriiringan, dimana motor ingin masuk ke Jalan macang Lindungan, sedangkan mobil truk mau ke arah Musi II.
"Diduga motor yang dikemudikan tukang ojek kena serempet truk, hingga tukang ojek tidak bisa mengontrol motornya hingga terjatul," terangnya. Tiara yang duduk dibagian depan, terjatuh kebagian kanan atau kolong mobil dan tewas seketika. Sementara si tukang ojek dan kakak almarhum, juga terjatuh tapi tak ikut terlindas kepalanya.
Terpisah sopir truk maut, Fadli (33) warga Jalan Soko Mulio, RT 6, RW 19, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami mengatakan tak tahu jika mobilnya bersenggolan dengan motor korban. ”Sebelum kejadian, saya melihat motor korban berada dibelakang mobil. Tahu-tahu saya merasakan mobil menginjak sesuatu,” ungkap Fadli saat diamankan di Mapolresta Palembang, Senin (24/9/2012).
Saat kejadian, ia tidak bisa mengerem lagi setelah korban tewas terlindas ban truk bagian belakangnya.”Jatuhnya tiba-tiba, tapi saya sadar ban belakang saya melindas sesuatu. Saat saya turun, ternyata korban sudah tewas tak bernyawa. Sebenarnya saya ingin menolong, tapi warga di TKP emosi dan langsung memukuli saya, untung polisi cepat datang,” tandasnya.
Kepala Pos Pol Polisi Polygon Unit Laka Satuan Lalu-lintas Polresta Palembang Aiptu Suprono melalui Kepala regu I, Aiptu Suwoto membenarkan adanya peristiwa itu. "Sopir truk dan kendaraan truk fuso serta motor korban sudah kita amankan. Selanjutnta tersangka dibawa ke Polresta Palembang, guna diperiksa lebih lanjut," ungkap Suwoto di Pos Pol Polygon.
(ysw)