Kasus putaran II, tak pengaruhi hasil Pilgub

Senin, 24 September 2012 - 17:38 WIB
Kasus putaran II, tak...
Kasus putaran II, tak pengaruhi hasil Pilgub
A A A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta menjamin jika laporan yang masuk tidak akan memengaruhi hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdhansyah menyatakan bahwa sejumlah pelaporan dari masyarakat, lembaga pegiat pemilu dan dari para relawannya itu dipastikan tak akan mempengaruhi hasil Pilkada DKI Jakarta nantinya.

Hasil Pilgub DKI dapat diubah melalui gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). "Hanya gugatan yang dikabulkan MK yang bisa membatalkan hasil Pilgub DKI," tukasnya, Senin (24/9/2012).

Namun untuk mengajukan gugatan ke MK tidak bisa sembarangan. Gugatan dapat dilakukan jika dugaan pelanggaran yang terjadi berlangsung sistematis, masif dan terstruktur.

"Pintu masuknya, jika daftar pemilih tetap (DPT) berantakan, politik uang, dan birokrasi yang tidak netral," ujarnya kepada wartawan di kantornya, jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2012).

Ramdhansyah menjelaskan bahwa gugatan sengketa Pilkada ke MK biasanya dilakukan apabila penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dan Panwaslu tidak menindaklanjuti berbagai laporan yang terjadi.

Selama ini, pihaknya terus berupaya menindaklanjuti laporan yang ada. Untuk laporan mengenai kekisruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Panwaslu telah berikan rekomendasi yang menghasilkan 34 ribu warga yang tidak terdaftar sebelumnya, dapat memilih di putaran kedua.

Untuk birokrasi tidak netral, pihaknya sudah merekomendasikan KPU DKI memberhentikan beberapa petugas yang diduga tidak netral, dan memanggil unit atau lembaga yang diduga tidak netral.

"Untuk laporan politik uang, kita harus hati-hati karena berkaitan dengan elektabilitas pasangan calon. Dapat merugikan salah satu dan kampanye gratis bagi yang lain,"ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
16 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
32 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved