Aher tunggu ide segar Jokowi
Minggu, 23 September 2012 - 19:39 WIB
Aher tunggu ide segar Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Setelah Jokowi-Ahok unggul dalam penghitungan cepat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru terkesan merapat. Bahkan tanpa malu-malu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang merupakan kader PKS menunggu kerja sama dengan Jokowi.
Gubernur jabar yang akrab dipanggil Aher ini berharap bisa ada pertemuan dengan gubernur Jakarta terpillih untuk membahas masalah transportasi.
"Kita sambut ide-ide segar Pak Jokowi untuk membangun harmoni dengan Jawa Barat," katanya kepada wartawan di Depok, Minggu (23/09/12).
Namun Heryawan membantah jika PKS disebut merapat kembali kepada Jokowi-Ahok. Baginya, masalah politis berbeda dengan sikap negarawan. Ia juga membantah dukungan PKS terhadap Foke-Nara akan berdampak menyulitkan komunikasi hubungan Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat.
"Itu hal yang berbeda, urusan setelah jadi gubernur itu urusan negarawan, masalah partai bukan urusan negarawan, ini urusan warga negara Indonesia, saya juga tak mengurus lagi urusan partai," tegasnya.
Sementara itu, DPD PKS Depok Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengucapkan selamat kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atas kemenangannya dalam pertarungan pesta demokrasi Pilgub DKI Jakarta 20 September 2012.
PKS yakin program-program cagub dan cawagub DKI Jakarta terpilih mampu membenahi permasalahan transportasi di Jakarta, terutama koordinasi dengan PT KAI terkait penambahan rangkaian KRL.
PKS mengaku siap bekerja sama dengan Jokowi-Ahok untuk membenahi commuter line, terutama rute Bodebek-Jakarta. Hal itu seiring dengan program Jokowi-Ahok untuk mengedepankan transportasi massal untuk membenahi kemacetan ibu kota.
Gubernur jabar yang akrab dipanggil Aher ini berharap bisa ada pertemuan dengan gubernur Jakarta terpillih untuk membahas masalah transportasi.
"Kita sambut ide-ide segar Pak Jokowi untuk membangun harmoni dengan Jawa Barat," katanya kepada wartawan di Depok, Minggu (23/09/12).
Namun Heryawan membantah jika PKS disebut merapat kembali kepada Jokowi-Ahok. Baginya, masalah politis berbeda dengan sikap negarawan. Ia juga membantah dukungan PKS terhadap Foke-Nara akan berdampak menyulitkan komunikasi hubungan Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat.
"Itu hal yang berbeda, urusan setelah jadi gubernur itu urusan negarawan, masalah partai bukan urusan negarawan, ini urusan warga negara Indonesia, saya juga tak mengurus lagi urusan partai," tegasnya.
Sementara itu, DPD PKS Depok Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengucapkan selamat kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atas kemenangannya dalam pertarungan pesta demokrasi Pilgub DKI Jakarta 20 September 2012.
PKS yakin program-program cagub dan cawagub DKI Jakarta terpilih mampu membenahi permasalahan transportasi di Jakarta, terutama koordinasi dengan PT KAI terkait penambahan rangkaian KRL.
PKS mengaku siap bekerja sama dengan Jokowi-Ahok untuk membenahi commuter line, terutama rute Bodebek-Jakarta. Hal itu seiring dengan program Jokowi-Ahok untuk mengedepankan transportasi massal untuk membenahi kemacetan ibu kota.
(ysw)