Jokowi disarankan setop pembangunan mall
Minggu, 23 September 2012 - 08:27 WIB
Jokowi disarankan setop pembangunan mall
A
A
A
Sindonews.com - Kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 terlihat dari perolehan suaranya yang cukup tinggi, mengalahkan incumbent Fauzi Bowo (Foke). Hal itu tak bisa lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan warga Jakarta kepadanya.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur Jakarta yang baru, dalam tempo satu tahun, Jokowi harus membuat perubahan yang benar-benar dirasakan warga Jakarta. Misalkan, penataan birokrasi agar lebih bekerja melayani kepentingan warga.
"Di samping itu, tentu menyiapkan program-program tahun berikutnya. Jangan ada lagi pembangunan mall. Benar-benar perhatikan kepentingan khususnya warga kecil," ujar Ray saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta, Minggu (23/9/2012).
Ditambahkan dia, warga Jakarta butuh sosok pemimpin yang bisa mereka teladani. Untuk itu, Jokowi diminta tidak selalu mengutamakan pencitraan saja. Melainkan harus mengayomi masyarakat, meski harus mengambil langkah-langkah yang tidak populer.
"Perlu diketahui, citra dan popularitas Jokowi dibangun di atas kerja-kerja fenomenalnya. Sikap ini harus dipertahankan. Jangan memupuk citra di atas kepalsuan dan kebohongan. Lama-lama masyarakat akan tahu dan akibatnya malah tidak simpatik," terangnya.
Bagi partai pendukung, Ray mengingatkan, agar selalu siap menyokong kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi yang pro rakyat, meski tidak populer. Karena, yang akan menilai pemrintahan baru ini adalah rakyat. Untuk itu, rakyat diminta besikap profesional dalam berpolitik.
"Berpolitik professional itu adalah mendukung program yang memang pantas bagi DKI, dan sebaliknya ikut mengawasi pelaksanaan program dengan komitmen untuk kebaikan warga DKI secara menyeluruh," pesannya.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur Jakarta yang baru, dalam tempo satu tahun, Jokowi harus membuat perubahan yang benar-benar dirasakan warga Jakarta. Misalkan, penataan birokrasi agar lebih bekerja melayani kepentingan warga.
"Di samping itu, tentu menyiapkan program-program tahun berikutnya. Jangan ada lagi pembangunan mall. Benar-benar perhatikan kepentingan khususnya warga kecil," ujar Ray saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta, Minggu (23/9/2012).
Ditambahkan dia, warga Jakarta butuh sosok pemimpin yang bisa mereka teladani. Untuk itu, Jokowi diminta tidak selalu mengutamakan pencitraan saja. Melainkan harus mengayomi masyarakat, meski harus mengambil langkah-langkah yang tidak populer.
"Perlu diketahui, citra dan popularitas Jokowi dibangun di atas kerja-kerja fenomenalnya. Sikap ini harus dipertahankan. Jangan memupuk citra di atas kepalsuan dan kebohongan. Lama-lama masyarakat akan tahu dan akibatnya malah tidak simpatik," terangnya.
Bagi partai pendukung, Ray mengingatkan, agar selalu siap menyokong kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi yang pro rakyat, meski tidak populer. Karena, yang akan menilai pemrintahan baru ini adalah rakyat. Untuk itu, rakyat diminta besikap profesional dalam berpolitik.
"Berpolitik professional itu adalah mendukung program yang memang pantas bagi DKI, dan sebaliknya ikut mengawasi pelaksanaan program dengan komitmen untuk kebaikan warga DKI secara menyeluruh," pesannya.
(san)