Sanksi tegas Kepala Dinas Pendidikan Mojokerto
Sabtu, 22 September 2012 - 22:02 WIB
Sanksi tegas Kepala Dinas Pendidikan Mojokerto
A
A
A
Sindonews.com - Warga Kota Mojokerto, Jawa Timur, dibuar geger dengan beredarnya Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memuat foto bintang film porno Miyabi di sekolah-sekolah. Desakan untuk menarik kembali LKS tersebut dari tangan siswa pun terus disuarakan.
Diantara yang prihatin dan vokal dengan penarikan kembali LKS itu adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Saefullah Yusuf. Tak hanya itu, dia juga menilai Dinas Pendidikan Kota Mojokerto sangat teledor dengan membiarkan beredarnya LKS tersebut di tengah masyarakat.
Lebih lanjutt, pria yang akrab disapa Gus Ipul ini meminta Wali Kota Mojokerto memberi sanksi tegas pada Kepala Dinas Pendidikan Mojokerto.
"Beredarnya LKS yang memuat bintang film porno Miyabi membuat saya dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur malu. Kami juga sangat prihatin, kenapa LKS seperti itu bisa tersebar ke tengah masyarakat," kata Saefullah saat membuka Pekan Olahraga Pesantren seluruh Jawa Timur di Stadion Kota Jombang, Jawa Timur, Sabtu (22/9/2012).
Ditambahkan dia, beredarnya LKS tersebut merupakan keteledoran luar biasa dari Dinas Pendidikan Kota Mojokerto. Untuk itu, dia mendesak agar Wali Kota Mojokerto segera mengusut tuntas kasus tersebut.
"Wali Kota Mojokerto harus segera memberi sanksi tegas kepada Kepala Dinas Kota Mojokerto yang teledor membiarkan beredarnya LKS tersebut ke tengah masyarakat," tukasnya.
Diantara yang prihatin dan vokal dengan penarikan kembali LKS itu adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Saefullah Yusuf. Tak hanya itu, dia juga menilai Dinas Pendidikan Kota Mojokerto sangat teledor dengan membiarkan beredarnya LKS tersebut di tengah masyarakat.
Lebih lanjutt, pria yang akrab disapa Gus Ipul ini meminta Wali Kota Mojokerto memberi sanksi tegas pada Kepala Dinas Pendidikan Mojokerto.
"Beredarnya LKS yang memuat bintang film porno Miyabi membuat saya dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur malu. Kami juga sangat prihatin, kenapa LKS seperti itu bisa tersebar ke tengah masyarakat," kata Saefullah saat membuka Pekan Olahraga Pesantren seluruh Jawa Timur di Stadion Kota Jombang, Jawa Timur, Sabtu (22/9/2012).
Ditambahkan dia, beredarnya LKS tersebut merupakan keteledoran luar biasa dari Dinas Pendidikan Kota Mojokerto. Untuk itu, dia mendesak agar Wali Kota Mojokerto segera mengusut tuntas kasus tersebut.
"Wali Kota Mojokerto harus segera memberi sanksi tegas kepada Kepala Dinas Kota Mojokerto yang teledor membiarkan beredarnya LKS tersebut ke tengah masyarakat," tukasnya.
(san)