Densus kembali tangkap 2 orang di Solo
Sabtu, 22 September 2012 - 13:24 WIB
Densus kembali tangkap 2 orang di Solo
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menangkap satu terduga teroris dalam sebuah penggerebekan di Solo, polisi kembali menangkap dua orang terduga teroris. Selain itu, barang bukti berupa 12 bom rakitan juga diamankan polisi.
Kapolreta Solo Kombespol Asdjimain mengatakan dirinya membenarkan penggerebekan di Kampung Griyan, Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) terkait dengan terorisme. Akan tetapi, dirinya enggan memberikan komentar lebih lanjut.
"Nanti saja, kita masih melakukan pengembangan," ujar Asdjiman menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (22/9/2012).
Di lokasi, polisi menemukan 12 bom rakitan, 11 detonator, potasium dan urea. Barang bukti tersebut langsung diamankan polisi.
Dari informasi yang diperoleh, sekira pukul 10.15 WIB, Densus kembali menangkap seorang warga Ngendingan, Kecamatan Jebres, Solo bernama Barkah alias Wawa (22). Wawa ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Jalan Halilintar Jebres atau belakang kampus STSI Solo.
Di waktu yang sama, Triyanto, pedagang pasar ditangkap di Kawasan Gemblekan, Banjar Sari, Solo.
Hingga saat ini, ketiga lokasi penangkapan masih dijaga ketat polisi.
Kapolreta Solo Kombespol Asdjimain mengatakan dirinya membenarkan penggerebekan di Kampung Griyan, Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) terkait dengan terorisme. Akan tetapi, dirinya enggan memberikan komentar lebih lanjut.
"Nanti saja, kita masih melakukan pengembangan," ujar Asdjiman menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (22/9/2012).
Di lokasi, polisi menemukan 12 bom rakitan, 11 detonator, potasium dan urea. Barang bukti tersebut langsung diamankan polisi.
Dari informasi yang diperoleh, sekira pukul 10.15 WIB, Densus kembali menangkap seorang warga Ngendingan, Kecamatan Jebres, Solo bernama Barkah alias Wawa (22). Wawa ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Jalan Halilintar Jebres atau belakang kampus STSI Solo.
Di waktu yang sama, Triyanto, pedagang pasar ditangkap di Kawasan Gemblekan, Banjar Sari, Solo.
Hingga saat ini, ketiga lokasi penangkapan masih dijaga ketat polisi.
(azh)