Kulonprogo berencana bangun 10 embung

Jum'at, 21 September 2012 - 18:17 WIB
Kulonprogo berencana...
Kulonprogo berencana bangun 10 embung
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo berencana membangun lebih dari 10 embung (kolam penampung air) untuk mengatasi bencana kekeringan di wilayahnya. Embung akan memanfaatkan aliran sungai di sekitar Pegunungan Menoreh.

Kepala Bidang Prasarana Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo, R Langgeng Raharjo mengatakan, masterplan di beberapa lokasi seperti Giriyono, Dawetan, Kebonromo sudah selesai dibuat. “Luas embung sekitar satu hektare dengan biaya Rp1 miliar,” ucap Langgeng, Jumat (21/9/2012).

Dia mengatakan, rencana ini sudah diusulkan kepada provinsi melalui Balai Besar Sungai Serayu Opak. Namun belum didapat kepastian kapan pelaksanaanya. Dia menambahkan, adanya embung diharapkan dapat menampung air sehingga dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga maupun pertanian.

Selama ini air dari sungai-sungai di Pegunungan Menoreh belum dimanfaatkan secara maksimal. Air dari hulu langsung mengalir ke hilir sehingga pada saat musim kemarau langsung habis.

Embung berfungsi sebagai tandon, sehingga saat musim kemarau masih terdapat cadangan yang bisa digunakan oleh warga di sekitar lokasi embung.

Kepala Bappeda Kulonprogo, Agus Langgeng Basuki mengatakan, selain embung, penanganan darurat kekeringan juga dilakukan dengan membuat rencana induk sistem persediaan air minum. Pemkab bersama PDAM akan menyusun masterplan lokasi yang menjadi langganan kekeringan.

"Dalam masterplan akan dimasukkan sumber air mana saja yang bisa digunakan menyuplai kebutuhan air bersih, cara distribusinya, serta berapa jumlah warga yang kekurangan air bersih. Tahun ini akan diibuat Rencana Induk Sistem Persediaan Air Minum,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved