Prijanto minta incumbent berkaca
Kamis, 20 September 2012 - 21:43 WIB
Prijanto minta incumbent berkaca
A
A
A
Sindonews.com - Walau hasil resmi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta belum ditetapkan, namun hasil quick count di berbagai lembaga survei sudah menasbihkan incumbent Fauzi Bowo harus takluk dari Wali Kota Solo Joko Widodo alias Jokowi. Kekalahan Fauzi merupakan pelajaran bagi incumbent lain yang ingin maju kembali sebagai pemimpin daerah.
Jelasnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto dalam pernyataannya, meminta kepada para incumbent untuk mengevaluasi diri sebelum maju kembali untuk bertarung mempertahankan posisinya sebagai kepala daerah.
"Incumbent kalau mau maju harus bisa mengukur diri. Apa yang telah dilakukannya pada periode pertama, dan apakah telah bekerja untuk kepentingan masyarakat. Kalau pas-pasan, dan hanya menunggu keajaiban, sangat disayangkan," kata Prijanto di kediamannya di Jalan Otista III, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2012).
Seperti diketahui, selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Fauzi Bowo yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang kembali maju dalam Pilgub DKI Jakarta kali ini.
Bahkan, Prijanto pernah menuliskan buku tentang korupsi Foke yang akhirnya dijadikan dasar pelaporan sebuah lembaga swadaya masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tak hanya itu, Prijanto pun sempat mengajukan pengunduran diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Namun, DPRD menolak permintaan Prijanto sehingga dia terpaksa terus melanjutkan tugasnya itu hingga masa jabatannya berakhir nanti.
Jelasnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto dalam pernyataannya, meminta kepada para incumbent untuk mengevaluasi diri sebelum maju kembali untuk bertarung mempertahankan posisinya sebagai kepala daerah.
"Incumbent kalau mau maju harus bisa mengukur diri. Apa yang telah dilakukannya pada periode pertama, dan apakah telah bekerja untuk kepentingan masyarakat. Kalau pas-pasan, dan hanya menunggu keajaiban, sangat disayangkan," kata Prijanto di kediamannya di Jalan Otista III, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2012).
Seperti diketahui, selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Fauzi Bowo yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang kembali maju dalam Pilgub DKI Jakarta kali ini.
Bahkan, Prijanto pernah menuliskan buku tentang korupsi Foke yang akhirnya dijadikan dasar pelaporan sebuah lembaga swadaya masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tak hanya itu, Prijanto pun sempat mengajukan pengunduran diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Namun, DPRD menolak permintaan Prijanto sehingga dia terpaksa terus melanjutkan tugasnya itu hingga masa jabatannya berakhir nanti.
(lil)