Prabowo anggap Foke kesatria
Kamis, 20 September 2012 - 20:29 WIB
Prabowo anggap Foke kesatria
A
A
A
Sindonews.com - Sikap calon gubernur (cagub) DKI Jakarta Fauzi Bowo yang memberi ucapan selamat kepada rivalnya Joko Widodo (Jokowi) dianggap sebagai sikap seorang kesatria dalam berdemokrasi di Indonesia.
"Saya dengar Pak Fauzi Bowo sudah ucapkan selamat kepada Jokowi. Dengan begitu, dia (Foke) menunjukkan jiwa kesatria," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kantor Pemenangan Jokowi-Ahok di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
Dia mengungkapkan, kemenangan pasangan Jokowi-Ahok merupakan bukti jika warga Jakarta benar-benar menginginkan pemimpin yang bersih, dan mau melayani warganya. Untuk itu, dirinya meminta kepada Jokowi dan Ahok untuk tetap menjadi pemimpin yang mau bekerja keras, dan terus mau menepati janjinya selama kampanye.
"Ya bekerja dengan baik, dan fokus, jangan beralih. Itu saja yang kita harapkan, saya harap pemimpin tidak mencuri. Kalau maling ya maling," tandasnya.
Sebelumnya, dia juga menyampaikan jika kemenangan pasangan Jokowi-Ahok sangat istimewa. Karena lawannya adalah incumbent yang juga diusung partai penguasa.
"Yang kita hadapi kemarin itu adalah kekuatan raksasa, dan besar sekali. Kalau soal uang, itu tidak berseri kekuatannya. Tapi ini kekuatan rakyat, dan kita telah berhasil mengalahkannya," tandasnya.
"Saya dengar Pak Fauzi Bowo sudah ucapkan selamat kepada Jokowi. Dengan begitu, dia (Foke) menunjukkan jiwa kesatria," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kantor Pemenangan Jokowi-Ahok di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
Dia mengungkapkan, kemenangan pasangan Jokowi-Ahok merupakan bukti jika warga Jakarta benar-benar menginginkan pemimpin yang bersih, dan mau melayani warganya. Untuk itu, dirinya meminta kepada Jokowi dan Ahok untuk tetap menjadi pemimpin yang mau bekerja keras, dan terus mau menepati janjinya selama kampanye.
"Ya bekerja dengan baik, dan fokus, jangan beralih. Itu saja yang kita harapkan, saya harap pemimpin tidak mencuri. Kalau maling ya maling," tandasnya.
Sebelumnya, dia juga menyampaikan jika kemenangan pasangan Jokowi-Ahok sangat istimewa. Karena lawannya adalah incumbent yang juga diusung partai penguasa.
"Yang kita hadapi kemarin itu adalah kekuatan raksasa, dan besar sekali. Kalau soal uang, itu tidak berseri kekuatannya. Tapi ini kekuatan rakyat, dan kita telah berhasil mengalahkannya," tandasnya.
(lil)