Foke akui kalah di quick count
Kamis, 20 September 2012 - 18:11 WIB
Foke akui kalah di quick count
A
A
A
Sindonews.com - Incumbent Fauzi Bowo (Foke) mengakui kekalahannya dalam penghitungan cepat atau quick count perolehan suara putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012 dari pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Nachrowi Ramli (Nara).
"Quick count adalah metode ilmiah yang patut kita respect. Oleh karna itu, hasil quick count ini kami respect dengan baik. Jadi dari berbagai quick count, pasangan kami berdua adalah pasangan yang tertinggal," ujar Foke di posko pemenangan Foke-Nara, Jalan Raya Diponegoro, No.61, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
Atas ketertinggalannya tersebut, Foke-Nara menyampaikan penghargaannya kepada Jokowi-Ahok. Dia mengaku tak mau menunggu diumumkannya pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, untuk mengucapkan selamat pada Jokowi-Ahok.
"Sambil menunggu proses final dari KPU DKI Jakarta, kami menyampaikan penghargaan kepada pasangan No.3 yang menang di quick count. Kita serahkan KPU DKI Jakarta untuk melaksanakan tugasnya dengan baik," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah media massa dan lembaga survei telah merilis hasil quick count perolehan suara Pilgub DKI Jakarta. Semua lembaga survei maupun media massa mengumumkan, pasangan Jokowi-Ahok unggul sementara di putaran kedua Pilgub DKI.
"Quick count adalah metode ilmiah yang patut kita respect. Oleh karna itu, hasil quick count ini kami respect dengan baik. Jadi dari berbagai quick count, pasangan kami berdua adalah pasangan yang tertinggal," ujar Foke di posko pemenangan Foke-Nara, Jalan Raya Diponegoro, No.61, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
Atas ketertinggalannya tersebut, Foke-Nara menyampaikan penghargaannya kepada Jokowi-Ahok. Dia mengaku tak mau menunggu diumumkannya pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, untuk mengucapkan selamat pada Jokowi-Ahok.
"Sambil menunggu proses final dari KPU DKI Jakarta, kami menyampaikan penghargaan kepada pasangan No.3 yang menang di quick count. Kita serahkan KPU DKI Jakarta untuk melaksanakan tugasnya dengan baik," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah media massa dan lembaga survei telah merilis hasil quick count perolehan suara Pilgub DKI Jakarta. Semua lembaga survei maupun media massa mengumumkan, pasangan Jokowi-Ahok unggul sementara di putaran kedua Pilgub DKI.
(san)