Anas: 10% swing voters tentukan pemenang
Kamis, 20 September 2012 - 14:12 WIB
Anas: 10% swing voters tentukan pemenang
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat optimis pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) bisa menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua dengan memanfaatkan 10 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya hingga di bilik suara (swing voters).
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, pihaknya telah melakukan kerja politik untuk memenangkan Foke-Nara dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Dengan demikian, pembangunan Jakarta akan bisa berkelanjutan untuk menjadi lebih baik.
"Dasar kerja politik kami optimistis. Bukan hanya berhasil, tapi optimistis bila Foke-Nara terpilih lagi maka perbaikan Jakarta akan lebih bagus. Kita tentunya tidak ingin Jakarta begini saja, ingin bermartabat, dan diurus lebih baik lagi," katanya usai menggunakan hak pilihnya di TPS 090 Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2012).
Menurutnya, masih adanya 10 persen pemilih yang belum menentukan pemilih akan sangat berpengaruh, dan dapat menjadi penentu kemenangan bagi para kandidat.
"Kita sudah dapat dukungan dari partai, mudah-mudahan 10 persen pemilih yang belum menentukan hak pilih yang bisa kita rebut suaranya," ungkapnya.
Dia mengakui jika Pilgub DKI Jakarta kali ini memang sulit diprediksi siapa pemenangnya, karena pasangan Foke-Nara dan Jokowi-Ahok sama-sama memiliki kelebihan. "Kalau dari survei terakhir, kompetisinya ketat. Itu sangat masuk akal, karena sekarang kan hanya tersisa dua pasang saja," ujarnya.
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, pihaknya telah melakukan kerja politik untuk memenangkan Foke-Nara dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Dengan demikian, pembangunan Jakarta akan bisa berkelanjutan untuk menjadi lebih baik.
"Dasar kerja politik kami optimistis. Bukan hanya berhasil, tapi optimistis bila Foke-Nara terpilih lagi maka perbaikan Jakarta akan lebih bagus. Kita tentunya tidak ingin Jakarta begini saja, ingin bermartabat, dan diurus lebih baik lagi," katanya usai menggunakan hak pilihnya di TPS 090 Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2012).
Menurutnya, masih adanya 10 persen pemilih yang belum menentukan pemilih akan sangat berpengaruh, dan dapat menjadi penentu kemenangan bagi para kandidat.
"Kita sudah dapat dukungan dari partai, mudah-mudahan 10 persen pemilih yang belum menentukan hak pilih yang bisa kita rebut suaranya," ungkapnya.
Dia mengakui jika Pilgub DKI Jakarta kali ini memang sulit diprediksi siapa pemenangnya, karena pasangan Foke-Nara dan Jokowi-Ahok sama-sama memiliki kelebihan. "Kalau dari survei terakhir, kompetisinya ketat. Itu sangat masuk akal, karena sekarang kan hanya tersisa dua pasang saja," ujarnya.
(lil)