2013, Bantaeng miliki kawasan eko wisata

Kamis, 20 September 2012 - 02:07 WIB
2013, Bantaeng miliki...
2013, Bantaeng miliki kawasan eko wisata
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantaeng, menargetkan akan membangun kawasan eko wisata di Kecamatan Pa’jukukang.

Menurut Kadisbudpar Bantaeng Asri Sahrun, anggarannya bersumber dari pemerintah pusat, dengan system multy years, selama tiga tahun. Untuk tahap awal, dana yang sudah tersedia sekitar Rp850 juta.

“Kami perkirakan total anggaran keseluruhan sekitar Rp8 miliar, namun untuk tahap awal adalah persiapan lahannya dulu,” ungkap Asri, Rabu 19 september 2012.

Dia mengatakan, untuk konsep eko wisata ini, Pemkab sudah menyiapkan lahan seluas 5 Hektare (Ha) di sekitar kawasan wisata Pantai Marina.

Konsep eko wisata sendiri, berbeda dengan wisata biasa pada umumnya. Kawasan eko wisata merupakan wisata yang didalammnya mengandung edukasi dan konservasi alam untuk mempertahankan lingkungan hijau.

“Jadi nanti tanaman yang ada di kawasan ini (eko wisata) merupakan tanaman jangka panjang, dan tidak lepas dari kearifan lokal. Sehingga para pengunjung juga bisa sambil belajar dan berwisata,” papar Asri.

Hanya ada lima wilayah yang diberikan kepercayaan dari pusat. Khusus untuk wilayah timur Indonesia, hanya Bantaeng dan Papua. Sehingga, pihaknya mengaku sangat berbangga dengan kepercayaan tersebut, dan berjanji akan melaksanakan sebaik mungkin, sebagai target destinasi wisata.

Selain eko wisata, saat ini pihaknya tengah membangun agro park (wisata kebun sayur) yang juga akan menopang eko wisata tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Bantaeng, Anas Hasan menilai, kawasan di sekitar lokasi Pantai Marina, tidak efektif. Kawasan pantai, kata dia, akan sulit ditumbuhi sayur mayur dan buah-buahan. Apalagi di tempat itu, air tawar masih sulit didapatkan.

“Kawasan Marina merupakan kawasan tandus, jadi sulit untuk dijadikan kawasan perkebunan. Jangan sampai membangun sesuatu yang sia-sia, yang berdampak pada anggaran yang mubazir,” jelas legislator Barnas tersebut.

Dia mengatakan, kawasan pantai marina sebaiknya di fokuskan untuk pengembangan wisata pantai sekaligus rest area (tempat peristirahatan). Selain lokasinya yang strategis, kawasan ini juga merupakan jalur lintasan pengendara Bantaeng-Bulukumba.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
9 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved