PPP minta warga Jakarta gunakan hak pilihnya
Rabu, 19 September 2012 - 17:05 WIB
PPP minta warga Jakarta gunakan hak pilihnya
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta seluruh warga Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September 2012 mendatang.
"Meski memilih adalah hak warga, PPP menyerukan agar warga Jakarta mendatangi TPS untuk memilih dengan memanfaatkan hari libur yang telah ditetapkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Romahurmuziy melalui siaran persnya kepada wartawan, Rabu (19/9/2012).
Dia mengungkapkan, PPP juga mengimbau warga Jakarta untuk memilih pemimpin berdasarkan pengalaman, dan prestasinya. Pasalnya, DKI Jakarta memiliki kompleksitas persoalan sebagai Ibu Kota.
"Adalah hak warga untuk menilai kelebihan dan kekurangan atas incumbent. Namun Jakarta butuh kombinasi sipil dan TNI mengingat heterogenitas warga, potensi kerawanan sosial, dan kompleksitas persoalan," ujarnya.
Menurutnya, warga Jakarta sudah sangat dewasa dalam berpolitik, karenanya PPP meyakini hasil Pilgub DKI Jakarta putaran kedua nantinya tidak akan menimbulkan friksi. "Ketegangan itu mungkin ada, tapi semuanya akan berakhir biasa," tandasnya.
"Meski memilih adalah hak warga, PPP menyerukan agar warga Jakarta mendatangi TPS untuk memilih dengan memanfaatkan hari libur yang telah ditetapkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Romahurmuziy melalui siaran persnya kepada wartawan, Rabu (19/9/2012).
Dia mengungkapkan, PPP juga mengimbau warga Jakarta untuk memilih pemimpin berdasarkan pengalaman, dan prestasinya. Pasalnya, DKI Jakarta memiliki kompleksitas persoalan sebagai Ibu Kota.
"Adalah hak warga untuk menilai kelebihan dan kekurangan atas incumbent. Namun Jakarta butuh kombinasi sipil dan TNI mengingat heterogenitas warga, potensi kerawanan sosial, dan kompleksitas persoalan," ujarnya.
Menurutnya, warga Jakarta sudah sangat dewasa dalam berpolitik, karenanya PPP meyakini hasil Pilgub DKI Jakarta putaran kedua nantinya tidak akan menimbulkan friksi. "Ketegangan itu mungkin ada, tapi semuanya akan berakhir biasa," tandasnya.
(lil)