Prita akan menulis buku
Selasa, 18 September 2012 - 17:38 WIB
Prita akan menulis buku
A
A
A
Sindonews.com - Kasus hukum yang menjerat Prita Mulyasari dan perjuangannya menghadapi tekanan hukum tersebut menginspirasi ibu tiga anak itu untuk menuangkannya ke dalam buku. Keluarga besar Prita juga mendukung langkah tersebut.
“Iya, kita mendukung Prita untuk menulis perjalanan hidupnya, karena seperti diketahui beberapa kali dia mendapat kabar bebas, bahkan sampai kami telah menggelar syukuran. Besoknya ada saja yang belum selesai (persoalan hukum),” ujar Ruly kakak kandung Prita saat ditemui di kediaman Prita yang terletak di Jalan Kucica Blok JG 8 No.3, Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (18/09/2012).
Menurut Ruly, adiknya itu termasuk wanita tangguh. Sebab, tidak semua wanita bisa melalui permasalahan berat tersebut dengan tenang. Rully menganggap Prita memang cukup tangguh.
“Karena kini kalau memang benar, aktivitasnya jadi tidak terhalang lagi. Yang jelas kami sangat berterima kasih kepada teman-teman wartawan, tanpa wartawan bisa saja nasib adik saya tidak seperti ini,” terangnya.
Diketahui Prita memiliki tiga anak, yang pertama Khairan Ananta Nugroho, kedua Ranaria Puandita, dan ketiga Syarif.
“Iya, kita mendukung Prita untuk menulis perjalanan hidupnya, karena seperti diketahui beberapa kali dia mendapat kabar bebas, bahkan sampai kami telah menggelar syukuran. Besoknya ada saja yang belum selesai (persoalan hukum),” ujar Ruly kakak kandung Prita saat ditemui di kediaman Prita yang terletak di Jalan Kucica Blok JG 8 No.3, Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (18/09/2012).
Menurut Ruly, adiknya itu termasuk wanita tangguh. Sebab, tidak semua wanita bisa melalui permasalahan berat tersebut dengan tenang. Rully menganggap Prita memang cukup tangguh.
“Karena kini kalau memang benar, aktivitasnya jadi tidak terhalang lagi. Yang jelas kami sangat berterima kasih kepada teman-teman wartawan, tanpa wartawan bisa saja nasib adik saya tidak seperti ini,” terangnya.
Diketahui Prita memiliki tiga anak, yang pertama Khairan Ananta Nugroho, kedua Ranaria Puandita, dan ketiga Syarif.
(ysw)