Dana hibah DKI dituding bernilai politis?
Selasa, 18 September 2012 - 12:42 WIB
Dana hibah DKI dituding bernilai politis?
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia Budget Center (IBC) menyampaikan, 16 lembaga penerima hibah dan 45 lembaga penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah (Pemda) DKI Jakarta dengan total Rp66,015 miliar, patut dipertanyakan. Sebab, beberapa penyaluran dana tersebut diduga bernilai politis.
Direktur IBC Arif Nur Alam menuding salah satu lembaga yang menerima hibah tersebut merupakan yayasan yang diketuai Sri Hartati yang merupakan istri Fauzi Bowo. Besaran dana hibah itu dikatakan oleh Arif mencapai Rp20 miliar.
“Lembaga ormas penerima hibah dan bansos dengan nilai Rp 17,14 miliar terindikasi memiliki relasi politik dengan kandidat incumbent. Relasi politik yang dimaksud adalah sebagai ormas pendukung, penyumbang dana kampanye dan tim sukses yang terdiri dari 21 lembaga atau ormas,“ kata Arif saat acara diskusi di Cikini, Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Dia menjelskan, temuannya ini berdasarkan penelitian secara mendalam terhadap lima kota administratif yang setiap lembaganya menerima dana bansos maupun hibah tersebut. Hasilnya, setiap lembaga itu mempunyai perjanjian politik maupun timbal balik keuntungan.
Direktur IBC Arif Nur Alam menuding salah satu lembaga yang menerima hibah tersebut merupakan yayasan yang diketuai Sri Hartati yang merupakan istri Fauzi Bowo. Besaran dana hibah itu dikatakan oleh Arif mencapai Rp20 miliar.
“Lembaga ormas penerima hibah dan bansos dengan nilai Rp 17,14 miliar terindikasi memiliki relasi politik dengan kandidat incumbent. Relasi politik yang dimaksud adalah sebagai ormas pendukung, penyumbang dana kampanye dan tim sukses yang terdiri dari 21 lembaga atau ormas,“ kata Arif saat acara diskusi di Cikini, Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Dia menjelskan, temuannya ini berdasarkan penelitian secara mendalam terhadap lima kota administratif yang setiap lembaganya menerima dana bansos maupun hibah tersebut. Hasilnya, setiap lembaga itu mempunyai perjanjian politik maupun timbal balik keuntungan.
(kur)