Dicekoki miras, pelajar diperkosa temannya
Minggu, 16 September 2012 - 14:56 WIB
Dicekoki miras, pelajar diperkosa temannya
A
A
A
Sindonews.com – Seorang siswi salah satu SMA di Bantaeng, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makatutu Bantaeng, setelah diduga diperkosa temannya. Sebelum diperkosa, korban dicekoki minuman keras (miras) hingga tak sadarkan diri.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Jum’at 14 September 2012 sore, di Jl Nenas Bantaeng. Awalnya, korban korban dijemput oleh rekannya berinisal Hr (17) dari sekolahnya menuju sebuah rumah di Jalan Nenas, Bantaeng.
Setibanya dilokasi, ternyata sudah ada beberapa rekan HR yakni, AB (17), Aw (16), Sy (17) dan Uci (19). Mereka kemudian menggelar pesta Miras hingga sore. Mereka memaksa korban untuk minum Miras. Saat korban mulai mabuk, salah seorang diantaranya kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar dan memperkosanya.
Setelah diperkosa, pelaku kemudian memanggil seorang tukang becak untuk diantar pulang, tanpa memberitahukan alamat korban. Korban yang sudah tidak sadarkan diri kemudian ditinggalkan diatas becak. Sementara tukang becak kebingungan karena tak tahu mau diantar kemana.
Korban akhirnya ditemukan oleh seorang warga bernama Asri. “Saya lihat tukang becaknya kebingungan, penumpangnya mau diantar kemana. Makanya, saya bertanya dan mencoba sadarkan korban,” jelas Asri.
Asri mengatakan, korban sempat bercerita kalau dirinya diperkosa oleh banyak orang. Beberapa diantaranya juga ikut memukul korban.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bantaeng AKP Dodik Susianto mengatakan, sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu.
“Kami sudah menahan lima orang remaja yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Penahanan dilakukan untuk mengantisipasi remaja itu dari amukan keluarga korban,” jelas Dodik, Minggu (16/9/2012).
Dodik mengatakan, dugaan mengenai pemerkosaan itu sudah sangat jelas. Ini diperkuat dari hasil visum dokter dan seorang saksi mata. Korban juga mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Hanya saja, sejauh ini, keterangan beberapa saksi masih menyebutkan jika pelaku pemerkosaan hanya satu orang. Semua keterangan saksi mengarah kepada rekan korban bernama Uci.
“Kami masih harus melakukan pengembangan lebih lanjut lagi, selain dari keterangan dari rekan korban yang pesta Miras, kami juga akan minta keterangan korban. Namun, saat ini kondisinya masih shock di RSUD Bantaeng,” tandas Dodik.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Jum’at 14 September 2012 sore, di Jl Nenas Bantaeng. Awalnya, korban korban dijemput oleh rekannya berinisal Hr (17) dari sekolahnya menuju sebuah rumah di Jalan Nenas, Bantaeng.
Setibanya dilokasi, ternyata sudah ada beberapa rekan HR yakni, AB (17), Aw (16), Sy (17) dan Uci (19). Mereka kemudian menggelar pesta Miras hingga sore. Mereka memaksa korban untuk minum Miras. Saat korban mulai mabuk, salah seorang diantaranya kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar dan memperkosanya.
Setelah diperkosa, pelaku kemudian memanggil seorang tukang becak untuk diantar pulang, tanpa memberitahukan alamat korban. Korban yang sudah tidak sadarkan diri kemudian ditinggalkan diatas becak. Sementara tukang becak kebingungan karena tak tahu mau diantar kemana.
Korban akhirnya ditemukan oleh seorang warga bernama Asri. “Saya lihat tukang becaknya kebingungan, penumpangnya mau diantar kemana. Makanya, saya bertanya dan mencoba sadarkan korban,” jelas Asri.
Asri mengatakan, korban sempat bercerita kalau dirinya diperkosa oleh banyak orang. Beberapa diantaranya juga ikut memukul korban.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bantaeng AKP Dodik Susianto mengatakan, sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu.
“Kami sudah menahan lima orang remaja yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Penahanan dilakukan untuk mengantisipasi remaja itu dari amukan keluarga korban,” jelas Dodik, Minggu (16/9/2012).
Dodik mengatakan, dugaan mengenai pemerkosaan itu sudah sangat jelas. Ini diperkuat dari hasil visum dokter dan seorang saksi mata. Korban juga mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Hanya saja, sejauh ini, keterangan beberapa saksi masih menyebutkan jika pelaku pemerkosaan hanya satu orang. Semua keterangan saksi mengarah kepada rekan korban bernama Uci.
“Kami masih harus melakukan pengembangan lebih lanjut lagi, selain dari keterangan dari rekan korban yang pesta Miras, kami juga akan minta keterangan korban. Namun, saat ini kondisinya masih shock di RSUD Bantaeng,” tandas Dodik.
(ysw)