Kaum muda diminta ikut Pilgub DKI
Minggu, 16 September 2012 - 11:10 WIB
Kaum muda diminta ikut Pilgub DKI
A
A
A
Sindonews.com - Kaum muda di Jakarta diminta untuk ikut berpartisipasi dalam pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September 2012 mendatang. Pasalnya, kaum muda Jakarta dianggap sebagai ujung tombak dari perubahan menuju Jakarta yang lebih baik.
"Kami sebagai kaum muda, ingin juga mengajak para kaum muda yang lain untuk berpartisipasi dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua nanti," kata Andrew, Koordinator Komunitas #JKT-Ivote di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (16/9/2012).
Andrew mengungkapkan, ada sekira 37 persen warga Jakarta yang tidak berpartisipasi dalam Pilgub DKI Jakarta putaran pertama lalu. Untuk itu, Komunitas #JKT-Ivote melakukan aksi untuk mengajak kaum muda berpartisipasi dalam putaran kedua mendatang.
"Dengan hanya datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) selama lima menit, sudah bisa menentukan arah Jakarta kedepan," ujarnya.
Dalam aksinya, #JKT-Ivote membawa spanduk yang isinya ajakan agar seluruh warga Jakarta datang ke TPS dan memberikan hak pilihnya 20 September 2012 mendatang. Nampak juga spanduk dengan isi 'Jika ingin perubahan, jangan golput', dan 'Gue aja nyoblos, masa lo enggak'.
#JKT-Ivote sendiri merupakan sekumpulan anak muda dari Universitas Bakrie, Universitas Nasional, dan Universitas Airlangga yang peduli terhadap proses demokrasi di Indonesia. Tujuannya, mengajak kaum muda untuk lebih peduli kepada proses pemerintahan, dengan memberikan suaranya di Pilgub DKI Jakarta.
"Kami sebagai kaum muda, ingin juga mengajak para kaum muda yang lain untuk berpartisipasi dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua nanti," kata Andrew, Koordinator Komunitas #JKT-Ivote di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (16/9/2012).
Andrew mengungkapkan, ada sekira 37 persen warga Jakarta yang tidak berpartisipasi dalam Pilgub DKI Jakarta putaran pertama lalu. Untuk itu, Komunitas #JKT-Ivote melakukan aksi untuk mengajak kaum muda berpartisipasi dalam putaran kedua mendatang.
"Dengan hanya datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) selama lima menit, sudah bisa menentukan arah Jakarta kedepan," ujarnya.
Dalam aksinya, #JKT-Ivote membawa spanduk yang isinya ajakan agar seluruh warga Jakarta datang ke TPS dan memberikan hak pilihnya 20 September 2012 mendatang. Nampak juga spanduk dengan isi 'Jika ingin perubahan, jangan golput', dan 'Gue aja nyoblos, masa lo enggak'.
#JKT-Ivote sendiri merupakan sekumpulan anak muda dari Universitas Bakrie, Universitas Nasional, dan Universitas Airlangga yang peduli terhadap proses demokrasi di Indonesia. Tujuannya, mengajak kaum muda untuk lebih peduli kepada proses pemerintahan, dengan memberikan suaranya di Pilgub DKI Jakarta.
(lil)