Mantan timses Faisal-Biem klarifikasi soal dukungan
Sabtu, 15 September 2012 - 22:36 WIB
Mantan timses Faisal-Biem klarifikasi soal dukungan
A
A
A
Sindonews.com - Merasa dirugikan dengan ulah beberapa teman yang mengaku mendukung salah satu pasangan calon pada pilgub putaran kedua nanti, sejumlah mantan timses Faisal-Biem melakukan klarifikasi terkait pemberitaan tersebut.
Mereka secara terbuka mengaku terkejut dan menyayangkan atas sikap beberapa mantan pengurus yang masih membawa nama Faisal-Biem dalam mendukung pasangan lain. Padahal menurut mereka kepengurusan Faisal-Biem dinyatakan telah bubar pasca penghitungan yang menempatkan mereka diposisi ke empat dibawah Jokowi-Ahok, Foke-Nara dan Hidayat-Didik.
"Seminggu pasca penghitungan suara, secara struktural kami telah dibubarkan dan kami tidak mengambil sikap politis mendukung siapapun calon yang maju diputaran kedua," ungkap Tosca Santoso mantan manajer kampanye Faisal Biem saat menggelar konfrensi pers di Jalan Gandaria Tengah II Jakarta Selatan Sabtu (15/9/2012).
Sehingga dengan fakta tersebut maka apa yang dilakukan oleh segelintir temannya tersebut dianggap sebagai sikap yang tidak bertanggungjawab dan melakukan pencatutan nama tanpa adanya pembicaraan atau izin terlebih dahulu.
"Apa yg dilakukan beberapa teman kemarin sangat disayangkan oleh kami, karena sudah mencatut nama Faisal-Biem selaku pasangan yang mengusung nama independen dalam perjuangannya," tambah Santoso.
Sementara itu Sukma mantan penasihat pasangan Faisal-Biem menjelaskan pasca pembubaran tim sukses Faisal-Biem, pihaknya telah memberikan kebebasan kepada semua pendukung untuk menentukan sikap, tanpa adanya paksaan atau arahan apapun.
"Silakan saja mendukung siapapun karena semua otoritas berada didiri mereka masing-masing asalkan jangan ada yang membawa nama Faisal-Biem," tutur Sukma.
Lebih lanjut Sukma menjelaskan sikap pasangan independen Faisal-Biem tetap sama, yakni tidak mendukung calon siapapun dan memberikan kebebasan untuk memilih. "Siapapun gubernur Jakarta yang terpilih nanti, posisi kami tetap kritis," tutupnya
Mereka secara terbuka mengaku terkejut dan menyayangkan atas sikap beberapa mantan pengurus yang masih membawa nama Faisal-Biem dalam mendukung pasangan lain. Padahal menurut mereka kepengurusan Faisal-Biem dinyatakan telah bubar pasca penghitungan yang menempatkan mereka diposisi ke empat dibawah Jokowi-Ahok, Foke-Nara dan Hidayat-Didik.
"Seminggu pasca penghitungan suara, secara struktural kami telah dibubarkan dan kami tidak mengambil sikap politis mendukung siapapun calon yang maju diputaran kedua," ungkap Tosca Santoso mantan manajer kampanye Faisal Biem saat menggelar konfrensi pers di Jalan Gandaria Tengah II Jakarta Selatan Sabtu (15/9/2012).
Sehingga dengan fakta tersebut maka apa yang dilakukan oleh segelintir temannya tersebut dianggap sebagai sikap yang tidak bertanggungjawab dan melakukan pencatutan nama tanpa adanya pembicaraan atau izin terlebih dahulu.
"Apa yg dilakukan beberapa teman kemarin sangat disayangkan oleh kami, karena sudah mencatut nama Faisal-Biem selaku pasangan yang mengusung nama independen dalam perjuangannya," tambah Santoso.
Sementara itu Sukma mantan penasihat pasangan Faisal-Biem menjelaskan pasca pembubaran tim sukses Faisal-Biem, pihaknya telah memberikan kebebasan kepada semua pendukung untuk menentukan sikap, tanpa adanya paksaan atau arahan apapun.
"Silakan saja mendukung siapapun karena semua otoritas berada didiri mereka masing-masing asalkan jangan ada yang membawa nama Faisal-Biem," tutur Sukma.
Lebih lanjut Sukma menjelaskan sikap pasangan independen Faisal-Biem tetap sama, yakni tidak mendukung calon siapapun dan memberikan kebebasan untuk memilih. "Siapapun gubernur Jakarta yang terpilih nanti, posisi kami tetap kritis," tutupnya
(kur)