KPU Lutra kerahkan 615 PPDP
Jum'at, 14 September 2012 - 23:56 WIB
KPU Lutra kerahkan 615 PPDP
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara (Lutra) akan mengerahkan sebanyak 615 Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) untuk melakukan pemutakhiran Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang diserahkan pemerintah beberapa waktu lalu.
"PPDP ini bertugas mencocokkan data dari DP4 yang diterima dari pemerintah," kata Ketua KPU Lutra Muhammad Rajab, kepada wartawan, Jumat (14/9/2012).
Dikatakan, langka ini diharapkan akan meminimalisir adanya pemilih ganda dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel pada 22 Januari 2013 mendatang.
Namun sebelumnya, KPU Lutra memberikan bimbingan teknis (Bimtek) tenaga PPDP dari tanggal, 11 - 14 September 2012 yang bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memperlancar kegiatan di lapangan.
"Setiap PPDP dalam melaksanakan proses pemutakhiran data pemilih, perlu memerhatikan, pemilih yang terdaftar pada DP4 tapi sudah meninggal, yang sudah pindah domisili atau terdapat nama yang ganda atau belum cukup umur tapi terdaftar, dan yang berubah status menjadi anggota TNI/Polri serta terdaftar sebagai pemilih tapi menderita cacat mental. Ini semua harus diperhatikan dan diperbaiki," ujarnya.
Sementara itu, anggota KPU Lutra, Devisi Tehnis Penyelenggara, Pokja Pemutakhiran Data, Srianto mengatakan PPDP dalam proses pemutakhiran data pemilih ini akan dibantu anggota panitia pemungutan suara (PPS) di setiap desa.
"PPDP akan diterjunkan kelapangan dengan mendatangani warga secara door to door. Teknis pemutakhiran data tersebut yaitu dengan memberikan stiker di tiap rumah warga yang telah didata. Hasil pemutakhiran data pemilih ini akan disahkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS), lalu diumumkan dan selanjutnya perbaikan DPS serta pencatatan daftar pemilih tambahan akan dilaksanakan," tuturnya.
"PPDP ini bertugas mencocokkan data dari DP4 yang diterima dari pemerintah," kata Ketua KPU Lutra Muhammad Rajab, kepada wartawan, Jumat (14/9/2012).
Dikatakan, langka ini diharapkan akan meminimalisir adanya pemilih ganda dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel pada 22 Januari 2013 mendatang.
Namun sebelumnya, KPU Lutra memberikan bimbingan teknis (Bimtek) tenaga PPDP dari tanggal, 11 - 14 September 2012 yang bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memperlancar kegiatan di lapangan.
"Setiap PPDP dalam melaksanakan proses pemutakhiran data pemilih, perlu memerhatikan, pemilih yang terdaftar pada DP4 tapi sudah meninggal, yang sudah pindah domisili atau terdapat nama yang ganda atau belum cukup umur tapi terdaftar, dan yang berubah status menjadi anggota TNI/Polri serta terdaftar sebagai pemilih tapi menderita cacat mental. Ini semua harus diperhatikan dan diperbaiki," ujarnya.
Sementara itu, anggota KPU Lutra, Devisi Tehnis Penyelenggara, Pokja Pemutakhiran Data, Srianto mengatakan PPDP dalam proses pemutakhiran data pemilih ini akan dibantu anggota panitia pemungutan suara (PPS) di setiap desa.
"PPDP akan diterjunkan kelapangan dengan mendatangani warga secara door to door. Teknis pemutakhiran data tersebut yaitu dengan memberikan stiker di tiap rumah warga yang telah didata. Hasil pemutakhiran data pemilih ini akan disahkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS), lalu diumumkan dan selanjutnya perbaikan DPS serta pencatatan daftar pemilih tambahan akan dilaksanakan," tuturnya.
(azh)