Pembacok anggota TNI di Papua dibekuk
Kamis, 13 September 2012 - 20:13 WIB
Pembacok anggota TNI di Papua dibekuk
A
A
A
Sindonews.com - Polisi berhasil menangkap pelaku pembacokan terhadap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pratu Maikel Wantik di Stadion Barnabas Youwe, Kampung Hawai, Distrik Sentani, Jayapura, Papua yang terjadi 10 Agustus 2012 lalu.
Tersangka bernama Hendro Wambrau (22) berhasil ditangkap Tim Gabungan Polres Jayapura di Pasar Baru, Distrik Sentani, Jayapura, Rabu 12 September 2012. Kepada petugas, Hendro mengaku dipengaruhi minuman keras (miras) saat melakukan pembacokan kepada korban.
Korban yang diketahui bernama Pratu Michael Wantik mengalami luka bacok di bagian bawah telinga, dua luka sayat di lengan bagian kiri, serta luka sayat di pangkal paha bagian atas.
"Pelaku sudah diamankan. Tinggal menunggu proses hukum dari pihak kepolisian selanjutnya," ujar Kapendam XVII Cendrawasih, Letkol Inf Jansen Simanjuntak menjelaskan, Kamis (13/9/2012)
Kejadian tersebut bermula saat Michael sedang melakukan lari sore sekira pukul 17.30 WITA. Michael yang ketika itu tengah berlatih untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) tiba-tiba diteriaki tiga orang yang melarang Michael untuk lari di stadion.
Michael pun langsung menanggapi larangan itu dengan menghampiri para pelaku. Tak suka dengan tanggapan Michael, tiga warga tak dikenal tersebut mengejar korban lalu melakukan pengeroyokan.
Para pelaku mengeroyok Michael dengan menggunakan senjata tajam sejenis parang yang mengakibatkan luka di bagian leher, lengan sebelah kiri, dan pangkal paha kiri bagian atas korban. Melihat korban sudah tak berdaya, ketiga pelaku lalu melarikan diri.
Tersangka bernama Hendro Wambrau (22) berhasil ditangkap Tim Gabungan Polres Jayapura di Pasar Baru, Distrik Sentani, Jayapura, Rabu 12 September 2012. Kepada petugas, Hendro mengaku dipengaruhi minuman keras (miras) saat melakukan pembacokan kepada korban.
Korban yang diketahui bernama Pratu Michael Wantik mengalami luka bacok di bagian bawah telinga, dua luka sayat di lengan bagian kiri, serta luka sayat di pangkal paha bagian atas.
"Pelaku sudah diamankan. Tinggal menunggu proses hukum dari pihak kepolisian selanjutnya," ujar Kapendam XVII Cendrawasih, Letkol Inf Jansen Simanjuntak menjelaskan, Kamis (13/9/2012)
Kejadian tersebut bermula saat Michael sedang melakukan lari sore sekira pukul 17.30 WITA. Michael yang ketika itu tengah berlatih untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) tiba-tiba diteriaki tiga orang yang melarang Michael untuk lari di stadion.
Michael pun langsung menanggapi larangan itu dengan menghampiri para pelaku. Tak suka dengan tanggapan Michael, tiga warga tak dikenal tersebut mengejar korban lalu melakukan pengeroyokan.
Para pelaku mengeroyok Michael dengan menggunakan senjata tajam sejenis parang yang mengakibatkan luka di bagian leher, lengan sebelah kiri, dan pangkal paha kiri bagian atas korban. Melihat korban sudah tak berdaya, ketiga pelaku lalu melarikan diri.
(azh)