Polisi tangkap 5 imigran gelap

Rabu, 12 September 2012 - 21:15 WIB
Polisi tangkap 5 imigran...
Polisi tangkap 5 imigran gelap
A A A
Sindonews.com - Jajaran Polsek Cisarua kembali menciduk lima orang warga negara asing (WNA) asal Srilanka yang diduga tak mengantungi dokumen keimigrasian ilegal.

Kelima imigran itu di antaranya, T. Dicsat Antony Rab (26), Thyageswaran (42), A. Thomas (22), T. Sarvesan (37), dan N. Rathegan (28).

Bermula dari kecurigaan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Aiptu Winarno yang mencurigai kelima WNA tersebut sering berpindah-pindah kontrakan dan villa.

Dari kecurigaan itulah, Winarno kemudian melapor ke Unit Intel Polsek Cisarua untuk melakukan penggrebegan dan pemeriksaan.

"Sekitar pukul 09.00, kita datangi villa kontrakannya di Kampung Leuwimalang, Desa Leuwimalang. Setelah kita periksa, ternyata mereka tidak mampu menunjukkan bukti kelengkapan surat," ungkap Kapolsek Cisarua Kompol Hadi Santosa kepada wartawan, Rabu (12/9/2012).

Hadi melanjutkan, setelah digelandang ke Mapolsek Cisarua, kelima WNA tersebut mengaku berasal dari Srilanka dan sengaja tinggal di Cisarua untuk mencari pengungsian.

"Setelah di bawa kesini, kita melapor ke Kantor Imigrasi (Kanim) Bogor. Karena bukan wewenang kepolisian untuk menangani," tambahnya.

Pemeriksaan rutin bukti adminitrasi WNA ini dilakukan kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terorisme ataupun tindak kriminalitas. "Sampai sekarang Cisarua masih kondusif. Belum ada sinyal mengarah kepada jaringan terorisme," jelasnya.

Setelah pihak kepolisian melapor, kelima WNA tersebut kemudian dijemput dan dibawa ke Kanim Bogor untuk diperiksa lebih lanjut.

Kepala Imigrasi Bogor Bambang Catur Puspitowarno berkilah, jika kelima WNA tersebut tidak memiliki izin tinggal di Indonesia. "Bukan penangkapan. Hanya pemeriksaan saja, kebetulan kelima itu sering pindah kontrakan," katanya.

Bambang membeberkan, jika tiga di antara lima WNA yang diciduk tersebut memiliki paspor komplit dengan tujuan untuk berwisata. Sementara, dua di antaranya sudah terdaftar dalam rekomendasi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) PBB.

"Semuanya tidak bermasalah. Kita sudah periksa semuanya. Pemanggilan ini hanya untuk memastikan dan pemeriksaan saja," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
21 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
38 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved